- Polisi ungkap identitas ibu bayi yang ditemukan di halaman rumah warga Sumenep.
- Ibu berinisial PW dirawat akibat perdarahan usai melahirkan.
- Bayi perempuan alami luka, kini mendapat perawatan intensif.
SuaraJatim.id - Kasus bayi dibuang di halaman rumah warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim), akhirnya menemukan titik terang.
Aparat kepolisian memastikan identitas perempuan yang melahirkan bayi tersebut setelah melakukan serangkaian penyelidikan.
Pengungkapan ini menjadi jawaban atas kegemparan penemuan bayi dibuang di halaman rumah yang terjadi pada Rabu (11/2/2026). Bayi perempuan itu ditemukan dengan kondisi masih terdapat darah serta tali pusat yang belum terpotong.
Polisi menyebut, ibu dari bayi dibuang di halaman rumah itu berada tidak jauh dari lokasi saat penemuan berlangsung. Perempuan tersebut kini menjalani perawatan medis karena mengalami perdarahan usai persalinan.
“Ibu bayi itu berinisial PW. Umurnya 23 tahun. Dia berada di dalam rumahnya saat bayi itu ditemukan,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (12/02/2026).
Peristiwa penemuan bayi terjadi pada Rabu (11/02/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Warga di Jalan Trunojoyo mendadak geger setelah mengetahui ada bayi perempuan tergeletak di halaman salah satu rumah.
Informasi dari masyarakat langsung diterima petugas Polsek Sumenep Kota. Aparat kemudian bergerak cepat menuju lokasi guna memastikan situasi serta memberikan penanganan awal. Berikut fakta-faktanya.
1. Ditemukan warga pada malam hari
Penemuan bayi berawal dari laporan masyarakat yang melihat seorang bayi berada di halaman rumah. Waktu kejadian sekitar pukul 20.00 WIB, situasi yang membuat lingkungan sekitar langsung ramai.
Kondisi bayi saat ditemukan menunjukkan bahwa ia baru saja dilahirkan. Darah masih terlihat dan tali pusat belum dipotong, sehingga membutuhkan pertolongan cepat.
2. Polisi langsung datang ke lokasi
Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Sumenep Kota segera menuju tempat kejadian. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengamankan lokasi agar situasi tetap terkendali.
Petugas kemudian meminta keterangan dari para saksi yang berada di sekitar area penemuan. Hal ini dilakukan untuk menelusuri asal-usul bayi tersebut.
3. Bayi mengalami luka
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, bayi perempuan itu diketahui mengalami luka pada bagian lengan kanan. Selain itu terdapat luka robek di bagian leher.
Berita Terkait
-
Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Bawa 250 Penumpang
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Pinang Merah: Permata Tropis yang Mengubah Halaman Rumah Jadi Eksotis
-
Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!
-
Menemukan Ruang Ternyaman di Ujung Timur Madura: Menyusuri Wisata Kota Sumenep
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan