Riki Chandra
Selasa, 24 Februari 2026 | 16:49 WIB
Jembatan penghubung antara Desa Ngrambe dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, roboh diterjang banjir. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Jembatan penghubung dua desa roboh akibat banjir deras.

  • Akses warga dan pelajar lumpuh total sementara.

  • Pipa PDAM putus, ratusan pelanggan terdampak suplai air.

     

SuaraJatim.id - Jembatan Desa Ngrambe–Sidomulyo Ngawi roboh diterjang banjir pada Selasa (24/2/2026) pagi. Peristiwa ini memutus akses utama warga di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sekaligus merusak jaringan pipa air milik PDAM yang terpasang di atas jembatan tersebut.

Insiden Jembatan Desa Ngrambe–Sidomulyo Ngawi roboh terjadi setelah struktur bangunan tak lagi mampu menahan derasnya arus air.

Sebelumnya, jembatan itu dilaporkan sudah mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda dua hari sebelumnya. Namun, derasnya aliran sungai pada Selasa pagi membuat konstruksi jembatan ambrol sepenuhnya.

Detik-detik Jembatan Desa Ngrambe–Sidomulyo Ngawi roboh terekam dalam video amatir warga yang beredar luas. Rekaman tersebut memperlihatkan kepanikan warga sesaat setelah bangunan penghubung dua desa itu runtuh dan terseret arus.

Akibat kejadian tersebut, mobilitas warga dari Desa Sidomulyo menuju Desa Ngrambe maupun sebaliknya lumpuh total.

Jalur ini selama ini menjadi akses vital bagi masyarakat untuk bekerja, bersekolah, serta menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Warga kini terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan tambahan jarak sekitar dua kilometer. Kondisi tersebut menyulitkan pelajar dan pekerja yang setiap hari melintasi jembatan tersebut, termasuk siswa yang menuju SMP Negeri 3 Ngrambe.

Tak hanya akses transportasi yang terganggu, robohnya jembatan juga menyebabkan pipa air milik PDAM Ngawi ikut terputus. Ratusan pelanggan di Desa Sidomulyo terdampak karena suplai air bersih terhenti sementara waktu.

Petugas PDAM terlihat turun langsung ke lokasi untuk melakukan perbaikan darurat pada jaringan pipa. Upaya ini dilakukan guna meminimalkan dampak terhadap pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air.

Parmi, salah satu warga setempat, mengatakan kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak banjir sebelumnya.

“Hujan sebelumnya sudah diterjang banjir, sudah rusak. Terus pagi ini roboh total. Warga harus memutar, termasuk anak sekolah,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim.

Hal senada disampaikan Sugeng Riyanto.

“Selain memutus akses jalan warga, juga merusak pipa air PDAM untuk Desa Sidomulyo,” katanya.

Sebelum Jembatan Desa Ngrambe–Sidomulyo Ngawi roboh, tanda-tanda kerusakan disebut telah dilaporkan kepada pemerintah desa setempat.

Namun hingga insiden terjadi, belum ada realisasi perbaikan. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk membangun kembali Jembatan Desa Ngrambe–Sidomulyo Ngawi roboh tersebut agar akses dan distribusi air bersih kembali normal.

Load More