-
Kawah Ijen ditutup hingga 26 Februari 2026.
-
Potensi gas CO2 dan longsor jadi alasan utama.
-
Status Gunung Ijen tetap Level I Normal.
SuaraJatim.id - Wisata Kawah Ijen yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), ditutup sementara hingga 26 Februari 2026.
Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi potensi paparan gas beracun dan longsoran dinding kawah.
Kebijakan Wisata Kawah Ijen ditutup sementara ini diberlakukan untuk seluruh aktivitas kunjungan meski status aktivitas vulkanik Gunung Ijen masih berada di Level I atau Normal.
Keputusan Wisata Kawah Ijen ditutup sementara tersebut diambil berdasarkan hasil pengamatan periode 23 Februari 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Secara visual, petugas mencatat adanya asap kawah berwarna putih dengan ketinggian 50 hingga 100 meter dan berintensitas tipis.
Data kegempaan di kawasan Gunung Ijen menunjukkan satu kali gempa hembusan, dua kali gempa vulkanik dangkal, serta dua kali gempa tektonik jauh.
Selain itu, alat seismik merekam tremor menerus dengan amplitudo dominan mencapai 1 mm selama periode pemantauan.
Petugas lapangan juga mencatat satu kejadian longsoran dengan amplitudo 46 mm yang berlangsung selama 35 detik.
Aktivitas mekanis pada dinding kawah ini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam kebijakan penutupan demi keselamatan publik di kawasan Wisata Kawah Ijen.
Selain potensi longsor, perhatian juga tertuju pada kemungkinan aliran gas CO2 di area kawah dan sepanjang jalur Kali Banyupait. Gas tersebut dipantau ketat karena dalam konsentrasi tertentu dapat membahayakan keselamatan pengunjung maupun penambang belerang.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pos Pengamat Gunung Api Ijen untuk memastikan setiap perkembangan data vulkanik dapat segera direspons.
“Saat ini kondisi Gunung Ijen status normal. Potensi gas beracun CO2 di kawah dan sepanjang Kalipait merupakan proses alami pembentukan belerang,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (25/2/2026).
Meski berstatus normal, pengelola dan otoritas terkait tetap memprioritaskan faktor keselamatan. Rekomendasi resmi melarang pengunjung turun ke dasar kawah atau bermalam dalam radius 500 meter dari bibir kawah yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aliran gas di sepanjang Sungai Banyupait hingga Sungai Banyuputih. Evaluasi lapangan akan dilakukan secara berkala hingga masa Wisata Kawah Ijen ditutup sementara berakhir pada 26 Februari 2026.
Berita Terkait
-
Masjid Sidrotul Muntaha: Masjid Megah yang Tersembunyi di Bawah Tanah
-
InJourney Airports Bidik Permintaan Penerbangan Banyuwangi Lewat Pariwisata
-
Museum Blambangan dan Artefak Tanah Liat yang Harus Dijaga
-
Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu
-
Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026