- Lansia Magetan dicekik, kalung emas 8 gram dirampas.
- Pelaku gunakan helm, masker, sarung tangan saat beraksi.
- Polisi dalami keterlibatan terlapor inisial JN.
SuaraJatim.id - Seorang perempuan merampas kalung emas seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Jalan Mayjen Sungkono RT 07 RW 01, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).
Peristiwa yang disertai dengan kekerasan itu terjadi saat korban sedang beraktivitas di dlam rumah. Tiba-tiba, si pelaku sudah berada di dalam rumah untuk melancarkan niat jahatnya. Alhasil, korban berinisial SK (72), kehilangan perhiasan emas miliknya.
Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardhani, menuturkan kejadian berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Perampasan itu terjadi saat korban ke luar dari kamar tidur menuju kamar mandi. Seusai dari kamar mandi, korban mendapati seorang perempuan telah berada di dalam rumahnya.
“Pelaku memakai helm, masker, dan sarung tangan. Saat korban bertanya ‘Sopo kowe’, pelaku tidak menjawab dan langsung mendekati korban,” ujar AKP Ika Wardhani, dikutip dari BeritaJatim.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mencekik leher korban dan menarik paksa kalung emas yang dikenakan. Setelah berhasil menguasai perhiasan tersebut, pelaku segera melarikan diri ke luar rumah.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu buah kalung emas seberat kurang lebih 8 gram beserta liontin warna bening. Kerugian akibat pencurian dengan kekerasan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 9 juta.
Petugas kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, di antaranya satu buah helm warna hitam, sarung tangan hitam, dan masker hitam.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Magetan masih melakukan proses penyidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta memastikan keterlibatan terlapor berinisial JN dalam aksi perampasan emas di Magetan yang menimpa lansia tersebut.
Berita Terkait
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya