- Warga Kediri bernama Samsul Hadi melaporkan dugaan penipuan titik dapur program Makan Bergizi Gratis ke Polres Kediri Kota pada Agustus 2026.
- Pelaku berinisial AA menawarkan titik dapur fiktif di Desa Sendang, menyebabkan korban mengalami kerugian finansial hingga ratusan juta rupiah.
- Polres Kediri Kota telah mengonfirmasi laporan tersebut dan melimpahkan kasus penipuan proyek yayasan ini ke Satreskrim untuk pendalaman.
SuaraJatim.id - Bagi Samsul Hadi (46), warga Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi awal dari mimpi buruk finansial yang menguras tabungannya hingga ratusan juta rupiah.
Samsul melaporkan dugaan penipuan jual beli titik dapur yang dilakukan oleh seorang oknum berinisial AA (45), warga Lirboyo ke Polres Kediri Kota.
Petaka bermula pada Mei 2026. AA muncul dengan tawaran sebuah jatah titik dapur MBG di Desa Sendang, Kecamatan Banyakan.
Bermodalkan surat kuasa dari sebuah yayasan dan keyakinan bahwa kesepakatan akan aman di bawah akta notaris, Samsul pun tergiur.
Uang puluhan juta rupiah berpindah tangan melalui transfer sebagai tiket masuk ke program tersebut. Tak berhenti di situ, demi memenuhi standar fasilitas, Samsul jor-joran menyewa lahan dan membangun infrastruktur dapur permanen.
Namun, saat bangunan hampir berdiri tegak dan biaya telah membengkak hingga ratusan juta rupiah, sebuah fakta pahit terungkap.
Titik dapur yang ia bangun dengan peluh dan modal besar itu ternyata gaib, tidak pernah terdaftar di Badan Gizi Nasional (BGN).
Samsul tidak sendirian dalam perjuangannya. Didampingi organisasi Sahabat Boro Jarakan (Saroja), ia akhirnya menempuh jalur hukum setelah upaya persuasif menemui jalan buntu.
"Kami sudah melayangkan somasi, melakukan audit bangunan, hingga perundingan agar AA mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan klien kami. Namun, tidak ada titik temu," tegas Supriyo, Dewan Pengawas Saroja, Senin (10/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya
Saroja menduga Samsul hanyalah puncak gunung es dari praktik kotor ini. Ada indikasi korban-korban lain masih bungkam, entah karena malu atau masih memendam harapan semu bahwa nama mereka akan muncul di daftar pemerintah.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat. Program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto adalah magnet ekonomi besar, namun besarnya perputaran uang di dalamnya juga menarik perhatian para penumpang gelap.
"Kami mendukung penuh program MBG, tapi regulasinya perlu dievaluasi. Jangan lagi melalui yayasan, tapi langsung kepada mitra," ujar Supriyo.
Ia menduga penggunaan nama yayasan kerap menjadi kedok bagi oknum untuk meraup keuntungan pribadi dengan menjanjikan kuota yang tidak ada.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kediri Kota, Iptu Sundari, mengonfirmasi adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus ini telah dilimpahkan ke Satreskrim untuk pendalaman lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya
-
THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra