- Kajian Adem Ramadan bersama Aqua digelar kawasan Masjid Al Akbar Surabaya.
- Kegiatan ini menghadirkan Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan Ning Imas Fatmah Zahro.
- Program tersebut merupakan bagian dari gerakan #TemanAdemRamadan.
SuaraJatim.id - Ratusan jamaah memadati kawasan Masjid Al Akbar Surabaya pada Sabtu (7/3/2026) dalam kegiatan Kajian Adem Ramadan yang digelar oleh Aqua.
Kegiatan ini menghadirkan penceramah Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan Ning Imas Fatmah Zahro, sekaligus menjadi ruang refleksi bagi masyarakat selama bulan suci.
Tak sekadar kajian keagamaan, acara ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjaga sikap selama Ramadan, terutama di tengah maraknya penggunaan media sosial.
Dalam tausiyahnya, Gus Rifqil menegaskan bahwa menjaga ucapan dan perilaku merupakan inti dari ibadah Ramadan.
"Bagaimana kita membuat Ramadan ini adem-tentrem-ayem di Indonesia, insya Allah Indonesia aman," jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar umat yang saat ini menjalankan ibadah puasa untuk bisa menjaga semua hal.
"Di Ramadan ini kita harus menjaga, menjaga makan, menjaga minum saja? Tidak. Tapi kita menjaga panca indra kita, pandangan kita dijaga, lisan kita dijaga, hati kita dijaga, dan yang paling penting kita apa? Jempolnya kita harus dijaga," ujarnya di hadapan jamaah.
Sementara itu, Ning Imas Fatmah Zahro menambahkan bahwa Ramadan adalah momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan memperkuat keikhlasan dalam beribadah.
Program Kajian Adem Ramadan merupakan bagian dari gerakan #TemanAdemRamadan yang diinisiasi Aqua. Program ini menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari ruang rehat Teras Adem, konten refleksi Ramadan, hingga kemasan khusus Ramadan yang mengajak masyarakat menghadirkan sikap lebih tenang dalam keseharian.
Senior Director Public Affairs and Sustainability Aqua, Karyanto Wibowo, mengatakan inisiatif tersebut bertujuan menghadirkan suasana Ramadan yang lebih menenangkan, terutama bagi generasi muda.
"Melalui #TemanAdemRamadan, kami ingin mengajak masyarakat menghadirkan kesejukan bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam sikap, tindakan, dan ketenangan hati," ujar Karyanto.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi selama berpuasa agar tubuh tetap optimal saat menjalankan ibadah.
Selain kajian, kegiatan ini juga diisi aksi sosial berupa pembagian 1.000 paket takjil serta santunan Ramadan bagi anak-anak yatim di sekitar kawasan masjid.
Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Akbar Surabaya, Dr KH M Sudjak MAg mengatakan, sangat mengapresiasi Aqua, yang memberikan kajian, dan kembali menarik generasi muda ke Masjid.
"Generasi muda adalah generasi penerus, bangga dan bahagia kita melihat generasi muda banyak yang semangat untuk menghadiri kajian seperti hari ini. Kami juga mengapresiasi aqua, dan semoga kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi jamaah dan bisa berkelanjutan kedepannya," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun