- Mantan pegawai BRI Surabaya, Nur Kholifah, ditangkap tim gabungan Kejaksaan di Jakarta Selatan pada Senin, 13 April 2026.
- Pelaku buron sejak 2020 akibat kasus korupsi kredit fiktif yang merugikan negara sebesar Rp9,6 miliar lebih.
- Nur Kholifah kini dijebloskan ke Lapas Perempuan Kelas I Surabaya untuk menjalani vonis hukuman lima tahun penjara.
SuaraJatim.id - Selama enam tahun terakhir, nama Nur Kholifah bak hilang ditelan bumi. Mantan pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Surabaya Manukan ini berhasil mengecoh aparat sejak ditetapkan sebagai buronan pada tahun 2020.
Namun, sepandai-pandainya ia bersembunyi, "napas" pelariannya akhirnya terhenti di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan.
Senin (13/4/2026), menjadi hari kiamat bagi petualangan Nur Kholifah. Tim gabungan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Satgas SIRI Kejaksaan Agung RI, dan Kejari Jakarta Selatan berhasil mengendus keberadaannya.
Tanpa perlawanan, sang buronan kakap ini langsung diringkus dan digiring untuk mempertanggungjawabkan dosa masa lalunya.
Nama Nur Kholifah bukanlah pemain baru dalam catatan hitam korupsi perbankan di Jawa Timur. Ia merupakan pelaku di balik skandal kredit ritel modal kerja yang mengguncang BRI Surabaya Manukan.
Bersama empat koleganya yang telah lebih dulu mendekam di penjara, Nur Kholifah menjalankan skema yang rapi namun mematikan bagi keuangan negara.
Modus yang mereka gunakan tergolong licin yakni memanipulasi dokumen dan agunan fiktif demi mencairkan kredit. Tak main-main, nilai kerugian negara yang ditimbulkan mencapai angka fantastis, yakni Rp9.683.807.747.
Meski sempat menikmati kebebasan di luar hukum selama bertahun-tahun, meja hijau sebenarnya sudah mengetuk palu keadilan sejak lama.
Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 66/Pid.Sus-Tpk/2020/PN Sby, Nur Kholifah telah dijatuhi vonis lima tahun penjara.
Baca Juga: Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik
Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana, mengonfirmasi bahwa setelah menjalani proses administrasi kilat di Jakarta, Nur Kholifah langsung diterbangkan menuju Surabaya pada Selasa sore.
“Terpidana kami bawa kembali ke Surabaya untuk menjalani pidana badan sesuai putusan pengadilan. Ini adalah bentuk komitmen kami bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tegas Putu Arya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kini, rona wajah Nur Kholifah tak lagi bisa sembunyi di balik keramaian Jakarta. Ia telah resmi dijebloskan ke Lapas Perempuan Kelas I Surabaya untuk menghabiskan masa hukumannya.
Sementara empat rekannya yang lain sudah mulai menghirup aroma jeruji besi lebih awal, Nur Kholifah kini menyusul untuk melengkapi "puzzle" penegakan hukum kasus kredit fiktif tersebut.
Berita Terkait
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik
-
BRI Perkuat Fondasi Teknologi, Kantongi Sertifikasi Kualitas Software Internasional
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik
-
Dominasi Bank ASEAN di Global 500, BRI Tampil sebagai Kebanggaan Indonesia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram