- Sebanyak 85 unit Koperasi Desa Merah Putih resmi beroperasi untuk mendukung ekonomi di wilayah Kabupaten Blitar.
- Pihak pengelola menerapkan kebijakan harga jual eceran yang setara dengan warung serta toko ritel setempat.
- Kebijakan harga seragam bertujuan melindungi pedagang lokal agar koperasi tetap menjadi mitra bukan pemangsa usaha kecil.
SuaraJatim.id - Sebanyak 85 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini resmi beroperasi penuh di Blitar, membawa nafas baru bagi denyut ekonomi di tingkat desa.
Namun, ada yang unik dari cara main koperasi ini. Alih-alih membanting harga untuk menarik pelanggan, KDMP justru menerapkan strategi "Etika Tetangga".
Harga jual eceran di koperasi ini dipatok sama persis dengan harga di toko-toko retail dan warung rakyat pada umumnya.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa menyamakan harga adalah bentuk perlindungan institusi terhadap ekosistem usaha kecil yang sudah lebih dulu ada di desa.
“Kalau harga retail memang semuanya sama. Nanti kalau tidak sama dengan retail (toko sebelah), kan kasihan warung kanan-kiri. Makanya harga retail itu dibuat seragam,” tegas Sri Wahyuni, Senin (18/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Pemkab Blitar ingin membuktikan bahwa kehadiran koperasi desa harus menjadi mitra, bukan pemangsa bagi pedagang lokal.
Meski harga di etalase sama, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa KDMP memiliki keunggulan pada skema harga distributor yang lebih kompetitif bagi para anggotanya.
"Kalau harga distributor itu skemanya berbeda, namun untuk harga jual ke masyarakat tetap sama agar persaingan sehat," tambahnya.
Baca Juga: Daftar Harga TV Coocaa 40 Inch di Blibli, Pilihan Smart TV Ramah Kantong
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya
-
JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?
-
Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk
-
Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
-
Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi