- Remaja berinisial AGM dikeroyok massa di Mojoagung, Jombang, pada Jumat petang, 14 Agustus 2026.
- Pengeroyokan bermula saat korban menggeber motor bising lalu memecahkan kaca rumah warga saat menghindari kejaran.
- Kasus berakhir damai melalui mediasi di Polsek Mojoagung pada Jumat malam setelah semua pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.
SuaraJatim.id - Sorak-sorai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, berubah mencekam.
Jumat petang (14/8/2026), semangat kebersamaan dalam acara gerak jalan kemerdekaan luluh lantak oleh aksi kekerasan yang terekam jelas dalam bidikan kamera warga.
Sebuah video yang kini viral di media sosial memperlihatkan pemandangan memilukan. Di atas aspal panas, seorang remaja berinisial AGM terkapar tak berdaya.
Alih-alih mendapatkan pertolongan, ia justru dikepung oleh sekelompok pemuda berkaus hitam yang membabi buta melayangkan tendangan dan pukulan ke tubuh korban yang sudah lemah.
Tragedi ini bermula dari hal sepele yang memicu api amarah. Berdasarkan penelusuran pihak kepolisian, AGM yang mengendarai sepeda motor diduga melakukan aksi bleyer atau menggeber kendaraannya dengan suara bising di tengah kerumunan peserta gerak jalan.
Aksi provokatif tersebut menyulut emosi massa. Dalam kepanikan karena dikejar warga, AGM mencoba menyelamatkan diri, namun situasi justru semakin keruh ketika ia tak sengaja memecahkan kaca jendela rumah milik warga setempat bernama MF (23).
Pecahnya kaca tersebut seolah menjadi gong pembuka bagi aksi pengeroyokan massal yang tak terhindarkan. Beruntung, aparat TNI dan Polri yang tengah berjaga di lokasi rangkaian acara gerak jalan segera menyadari situasi yang mulai lepas kendali.
Petugas bergerak cepat membelah kerumunan, menghentikan hujan pukulan yang mengarah ke AGM, dan mengevakuasi korban dari amukan massa yang lebih besar.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, sangat menyayangkan insiden ini. Menurutnya, momentum sakral kemerdekaan seharusnya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan, bukan justru menjadi panggung kekerasan.
Baca Juga: Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
"Kami langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan. Pihak-pihak yang terlibat, baik korban, pemilik rumah yang kacanya rusak, hingga terduga pelaku pengeroyokan langsung kami panggil ke Mapolsek," ujar Kompol Yogas, Sabtu (15/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Meski sempat diwarnai ketegangan dan luka-luka, kasus ini berakhir di meja mediasi. Pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB, ruang Unit Reskrim Polsek Mojoagung menjadi saksi pertemuan seluruh pihak.
Didampingi keluarga, perangkat desa, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas, mereka memilih jalan damai. AGM mengakui kesalahannya yang memicu emosi warga, sementara pihak pengeroyok pun menyesali tindakan main hakim sendiri yang mereka lakukan.
"Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Mereka menyadari kesalahan masing-masing dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, yang dituangkan dalam surat pernyataan di atas materai," pungkas Kompol Yogas.
Berita Terkait
-
Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
-
Kado HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim untuk Semua Rute Selama Sepekan
-
Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
-
Gagal Nyalip di Jalan Gelap, Pemuda Jombang Tewas Terlindas Truk Tebu
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun