Ronald Seger Prabowo
Rabu, 09 September 2026 | 19:06 WIB
Kebakaran terjadi di ruang instalasi gizi RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. [Beritajatim]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda ruang instalasi gizi RS Saiful Anwar Malang pada Rabu, 9 September 2026 pukul 14.45 WIB.
  • Petugas rumah sakit mengevakuasi 19 pasien anak ke Grand Paviliun menggunakan kursi roda akibat paparan asap kebakaran.
  • Pemadam Kebakaran Kota Malang mengerahkan lima unit kendaraan dan berhasil menjinakkan api hingga lokasi aman pukul 17.15 WIB.

SuaraJatim.id - Kebakaran terjadi di ruang instalasi gizi RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Sebanyak 19 pasien anak dievakuasi setelah asap kebakaran berdampak ke ruang perawatan yang berada di dekat lokasi.

Humas RSSA Malang M Syamsul Bakhri mengatakan ruang yang terbakar merupakan instalasi untuk mengelola makanan. Lokasinya berada di dekat pintu 7 dan tidak jauh dari ruang perawatan anak.

Petugas rumah sakit langsung melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi setelah asap mulai berdampak ke sejumlah ruang perawatan.

“Evakuasi kita antisipasi saja, karena dari teman-teman langsung sigap. Kita biasa melakukan simulasi sehingga sigap melakukan evakuasi. Ada beberapa pasien memang terdampak di ruangan karena asap, terutama pasien anak,” kata Syamsul melansir Beritajatim--jaringan Suara.com.

Sebanyak 19 pasien anak kemudian dipindahkan ke Grand Paviliun. Proses evakuasi melibatkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dengan menggunakan kursi roda.

“Insyaallah sudah kita lakukan proses evakuasi, dan alhamdulillah semua tertangani. Satu pasien satu nakes, juga melibatkan perawat dan dokter. Mereka dipindahkan ke Grand Paviliun,” ujarnya.

Syamsul memastikan seluruh pasien anak yang dievakuasi berada dalam kondisi stabil. Mereka juga tidak membutuhkan alat bantu pernapasan atau oksigen.

“Sementara ini data yang tercatat ada 19 dengan kondisi stabil. Artinya tidak menggunakan alat bantu, tidak menggunakan oksigen. Relatif mudah, hanya karena pasien anak-anak kita pakai kursi roda,” katanya.

Sementara itu, sebanyak lima unit kendaraan pemadam kebakaran (PMK) Kota Malang dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil dijinakkan.

Baca Juga: Api Karhutla Merembet ke Atas Gunung Ijen, Terpantau Mendekati Bibir Kawah

Sekitar pukul 17.15 WIB, tim PMK Kota Malang meninggalkan lokasi setelah memastikan kebakaran berhasil ditangani.

Load More