- Dosen IKADO Surabaya mengadakan pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, selama tiga hari untuk mendukung UMKM.
- Program PkM yang didanai DRTPM ini memberikan materi pemasaran digital, pengembangan merek, dan pengelolaan keuangan usaha.
- Tim PkM melanjutkan kegiatan dengan memberikan pendampingan langsung untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.
SuaraJatim.id - Pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, tak berhenti setelah materi selesai disampaikan. Dosen Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya melanjutkan pendampingan kepada pelaku UMKM agar keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari.
Kegiatan tersebut merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar selama tiga hari bagi warga di sekitar Gereja El-Shaddai, Simo Gunung. Program dipimpin Briantito Adiwena dan mendapat dukungan hibah Pengabdian kepada Masyarakat dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).
Dalam pelatihan, warga tidak hanya dikenalkan pada teori kewirausahaan. Mereka dibekali keterampilan praktis mulai dari memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, mengembangkan kemasan dan merek, hingga mengelola keuangan usaha.
Briantito mengatakan perkembangan teknologi membuka peluang bagi masyarakat untuk memperluas usaha. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi kemampuan membaca pasar dan mengelola bisnis.
“Pelatihan ini kami arahkan agar masyarakat tidak hanya mengetahui bagaimana menjalankan usaha, tetapi juga memahami bagaimana produk dikembangkan, dikemas, diperkenalkan kepada konsumen, dan dikelola secara finansial,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).
Salah satu materi yang diberikan adalah kewirausahaan digital. Peserta diajak mengenali peluang usaha dan menggunakan media digital untuk mempromosikan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.
Peserta juga mendapat materi pengemasan dan manajemen merek. Mereka diperkenalkan pada pentingnya identitas merek, tampilan produk, informasi pada kemasan, hingga strategi membangun citra produk.
Aspek keuangan turut menjadi perhatian. Pelaku usaha diajak membiasakan pencatatan transaksi serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha.
“Pelaku UMKM perlu mengetahui kondisi keuangannya. Jangan sampai omzet terlihat besar, tetapi keuntungan dan biaya usaha tidak pernah dihitung dengan baik,” kata Briantito.
Baca Juga: 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
Pendampingan Setelah Pelatihan
Program ini dilanjutkan dengan pendampingan terhadap sejumlah UMKM dan usaha masyarakat di lingkungan sekitar. Tim PkM membantu peserta mengidentifikasi kendala dalam pengembangan produk, pemasaran digital, pengemasan, manajemen merek, hingga pengelolaan keuangan.
“Setelah pelatihan selesai, prosesnya tidak berhenti. Kami masih melakukan pendampingan terhadap UMKM dan usaha-usaha yang dikembangkan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Briantito, pendampingan diperlukan karena persoalan setiap usaha berbeda. Tim menyesuaikan pendekatan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Program tersebut menyasar masyarakat produktif maupun nonproduktif secara ekonomi. Bagi pelaku UMKM, pelatihan diharapkan dapat membantu memperbaiki pengelolaan bisnis. Sementara bagi warga yang belum memiliki usaha, pengetahuan kewirausahaan digital diharapkan dapat membuka wawasan mengenai peluang ekonomi yang bisa dikembangkan.
Melalui program tersebut, IKADO Surabaya mendorong pemanfaatan pengetahuan perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi perubahan pola bisnis dan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital
-
Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga
-
Penindakan Parkir di Surabaya Meledak, Aduan Jukir Nakal Tembus 1.136 Kasus
-
Perhatian Lebih untuk Kesehatan Nasabah, BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium
-
BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia