- Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid wafat pada Minggu, 4 Oktober 2026, dalam usia 82 tahun di Jombang.
- Jenazah putri pendiri NU tersebut dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
- Semasa hidup, almarhumah pernah mengasuh pesantren putri dan menjabat sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
SuaraJatim.id - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.
Sang pengasuh sekaligus tokoh sepuh perempuan NU, Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, berpulang ke rahmatullah pada Minggu (4/10/2026) pukul 22.25 WIB di usia 82 tahun.
Almarhumah merupakan putri dari pahlawan nasional sekaligus salah satu muassis (pendiri) NU, KH Abdul Wahab Chasbullah.
Kepastian wafatnya Nyai Mahfudhoh disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq). Berdasarkan rencana keluarga, jenazah almarhumah akan disemayamkan dan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Tambakberas, Jombang.
"Almarhumah akan dimakamkan di pemakaman keluarga Tambakberas pada Senin (5/10/2026) ba’da asar, sekitar pukul 15.30 WIB. Kami mengajak seluruh umat dan santri menghadiahkan doa terbaik untuk beliau," tutur Gus Rozaq, Senin (5/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kepergian Nyai Hj Mahfudhoh meninggalkan jejak pengabdian yang sangat panjang bagi dunia pesantren dan organisasi keislaman di Indonesia.
Semasa hidupnya, perempuan kelahiran 12 Maret 1944 ini mengabdikan diri mengasuh Pondok Pesantren Putri Lathifiyah 1 Bahrul Ulum—salah satu kawah candradimuka pendidikan santri putri di Jombang.
Kapasitas dan ketokohan intelektual agamanya menempatkan almarhumah pada posisi terhormat di tingkat nasional sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.
Posisi dewan penasihat syuriyah ini mencerminkan betapa pandangan dan petuahnya sangat disegani di tubuh jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Baca Juga: Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama
Nyai Mahfudhoh lahir dari pasangan KH Abdul Wahab Chasbullah dan Nyai Sa’diyah binti Abdul Majid. Dari garis keturunan ini, beliau tumbuh bersama saudara-saudaranya yang turut menjadi tokoh bangsa, salah satunya Hj Mundjidah Wahab, Bupati Jombang periode 2018–2023.
Dalam kehidupan pribadinya, Nyai Mahfudhoh menikah dengan KH Aly Ubaid pada tahun 1962 dan dikaruniai seorang putri, Ulfah Masfufah (Ning Ulfah).
Berita Terkait
-
Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama
-
Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar
-
Ayah dan Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tangki di Ceweng Jombang
-
Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua