- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap kurir berinisial MA di kos Jalan Tembok Dukuh.
- Petugas menyita 43 butir ekstasi berlogo WhatsApp dan Minion serta 32.000 pil koplo.
- Tersangka diupah murah oleh bandar buronan berinisial RESEK dengan sistem edar ranjau.
SuaraJatim.id - Modus peredaran narkotika di Kota Pahlawan kian variatif. Setelah pil bergambar karakter Minion sempat marak, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya kini membongkar peredaran ekstasi dengan logo baru yaini aplikasi perpesanan WhatsApp.
Tak hanya narkotika visual unik tersebut, polisi turut menyita 32.000 butir pil koplo siap edar dari tangan seorang kurir berinisial MA (24). Pemuda asal Pandegiling, Tegalsari itu diringkus di sebuah kamar kos di kawasan Jalan Tembok Dukuh, Surabaya.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Dodi Pratama, mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka berlanjut ke penyisiran lokasi "ranjauan" di Jalan Embong Ploso, Genteng.
"Dari penggeledahan, kami mengamankan 43 butir ekstasi dengan dua cetakan berbeda, yakni 19 butir hijau berlogo WhatsApp dan 24 butir kuning berlogo Minion, dengan total berat netto 14,83 gram," beber Dodi.
Selain pil ekstasi berlogo mencolok tersebut, skala temuan terbesar justru datang dari obat keras berbahaya. Petugas mendapati 32 botol pil koplo jenis Dobel L. Mengingat satu botol berisi rata-rata seribu butir, total tangkapan mencapai 32.000 butir.
Di balik risiko hukum yang menjeratnya, MA ternyata hanyalah 'kaki tangan' yang diupah murah. Polisi membeberkan bahwa MA dikendalikan oleh seorang bandar berinisial RESEK, yang kini resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dalam menjalankan aksinya dengan sistem ranjau (menaruh barang di titik tertentu), MA hanya menerima upah Rp5.000 untuk setiap butir ekstasi yang berhasil ditaruh. Sementara untuk pil koplo, jasanya dihargai Rp15.000 per botol.
"Tersangka bertugas mengambil barang lalu memasang ranjauan sesuai instruksi pengendali. Pola upah per butir ini menjadi petunjuk penting bagi kami untuk memetakan jaringannya," jelas Dodi.
Kini, penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya fokus memburu RESEK sekaligus menelusuri pabrik atau jalur masuk pil ekstasi berlogo unik tersebut ke Jawa Timur.
Baca Juga: Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain
-
Menguak Episentrum Ledakan Pakuwon City: Tabung Elpiji 50 Kg dan Kompor Diangkut Labfor
-
Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar
-
Bukan Bom! Gegana Ungkap Biang Kerok Ledakan Pakuwon City yang Hancurkan 41 Bangunan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Diduga Hilang Fokus, Honda Scoopy Oleng Hantam Pikap L300 di JLS Sampang: Perempuan Tewas
-
Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain
-
Kisah Korban KMP Virgo Transport 8: Kapal Miring Mirip Titanic, Sopir Kediri Bertahan Pakai Galon
-
Nikmati Sensasi Nonton Istimewa, Ada Promo The Premiere Khusus Nasabah BRI
-
Detik-detik Evakuasi Bocah Tenggelam di Dasar Sungai Ponorogo, Kakinya Terjepit Batu