- Semburan lumpur misterius bertekanan tinggi muncul dan menggemparkan warga di Jalan Dupak Rukun Surabaya pada Selasa (13/10/2026).
- Command Center 112 Surabaya mengerahkan tim gabungan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan darurat warga pada pukul 10.44 WIB.
- Dinas teknis dan kepolisian saat ini masih melakukan asesmen di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti semburan lumpur tersebut.
SuaraJatim.id - Fenomena kemunculan semburan lumpur misterius mendadak menggegerkan pengguna jalan dan warga di kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya, pada Selasa (13/10/2026) siang.
Rekaman semburan yang menyembur cukup deras ke udara tersebut viral di media sosial dan memicu spekulasi liar publik.
Informasi insiden ini pertama kali dipublikasikan oleh akun resmi Command Center 112 Surabaya. Laporan darurat dari warga tercatat masuk pada pukul 10.44 WIB, memicu pergerakan cepat tim gabungan menuju lokasi kejadian.
Guna mengantisipasi risiko bahaya yang belum terpetakan, aparat mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak berkerumun dan menjauhi area semburan.
"Command Center 112 menerima laporan adanya semburan lumpur di Jalan Dupak Rukun. Petugas meluncur ke lokasi untuk pengecekan. Warga diimbau waspada dan menjauhi titik kejadian," tulis Command Center 112 dalam rilis resminya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kemunculan lumpur pekat bertekanan tinggi itu memantik beragam tafsir di kolom komentar dunia maya. Sebagian besar netizen menduga semburan dipicu oleh kebocoran pipa bawah tanah akibat aktivitas alat berat proyek galian di sekitar ruas jalan.
"Banyu iku, pipa-e kenek ekskavator (Itu air, pipanya kena ekskavator)," komentar akun @ridoi_7. Dugaan senada dilontarkan akun @sardnen, "PDAM iki, wong banter ngono (Pasti PDAM ini, tekanannya kencang begitu)."
Meski demikian, pemandangan lumpur yang memancar ke atas juga memicu trauma kolektif warga Jawa Timur. Tak sedikit warganet yang menyuarakan rasa waswas dan mengaitkannya secara terburu-buru dengan fenomena semburan lumpur panas Lapindo Sidoarjo puluhan tahun silam.
"OMG.. Coming soon Lapindo Season 2 ini," tulis salah satu warganet mengekspresikan kepanikannya.
Baca Juga: Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
Kendati visual semburan memicu kepanikan di lini masa, fenomena di Jalan Dupak Rukun belum bisa disimpulkan sebagai fenomena geologi semacam lumpur panas bumi.
Skala, karakteristik semburan, serta kedalaman sumber pancaran harus diuji secara teknis oleh instansi berwenang, bukan berlandaskan asumsi warganet.
Hingga berita ini diturunkan, dinas teknis terkait bersama jajaran kepolisian dan Pemkot Surabaya masih melakukan asesmen di lokasi untuk mencari titik muasal dorongan lumpur, apakah murni akibat pipa distribusi air bertekanan yang jebol atau faktor pergeseran tanah lainnya.
Berita Terkait
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
Cak Ji Sentil Kader PDIP Surabaya: Salah Sedikit, Nama Partai Jadi Taruhan!
-
Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir
-
Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Skandal di Ruang Kelas: Dosen UPN Veteran Jatim Diduga Paksa Cium Mahasiswi Hukum
-
Kalau Minta Maaf Kita Kalah: Pengakuan Menohok Ayah Korban Bullying di SDN Mejayan 1 Madiun
-
Servis Motor Gratis SMK Se-Jatim Pecahkan Rekor MURI, Lampaui Target, Capai 354 Titik Pelayanan
-
Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak