Wakos Reza Gautama
Senin, 19 Oktober 2026 | 07:30 WIB
Empat suporter PSS Sleman yang tewas dalam kecelakaan maut di Tol Ngawi-Kertosono, Kabupaten Madiun, telah berhasil teridentifikasi. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan minibus di Tol Ngawi-Kertosono pada Minggu, 18 Oktober 2026.
  • Identitas korban tewas asal Sleman telah selesai diidentifikasi di RS Caruban Madiun dan dipulangkan dengan pengawalan kepolisian.
  • Rombongan tersebut mengalami kecelakaan saat perjalanan menuju Surabaya untuk mendukung pertandingan tandang PSS Sleman.

SuaraJatim.id - Antusiasme mengawal laga tandang PSS Sleman berujung duka mendalam. Empat suporter laskar Super Elja yang tewas dalam kecelakaan maut di Tol Ngawi-Kertosono akhirnya tuntas diidentifikasi di RS Caruban, Madiun, Minggu (18/10/2026).

Keempat jenazah langsung dipulangkan ke kampung halaman di Sleman dengan pengawalan ketat. Insiden nahas ini merenggut nyawa suporter muda yang sebagian besar berasal dari wilayah Sleman.

Safety Crowd Manager PSS Sleman, Septyadi Pityanta, mengonfirmasi identitas para korban, yakni Fakhri Maulana Al-Zaki, Iyan Fathur Ar-Rozaq, dan Rio Rahman Sahid asal Kapanewon Mlati, serta Novandika Dwi Adu asal Kapanewon Gamping.

“Proses identifikasi dan pemulasaraan seluruh jenazah di RS Caruban sudah selesai seluruhnya,” ungkap Septyadi, Minggu (18/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Suasana sedih menyelimuti pelepasan korban dari RS Caruban. Lima unit armada ambulans dikerahkan langsung dari Yogyakarta, empat ambulans mengangkut masing-masing jenazah, sementara satu unit lainnya membawa barang-barang peninggalan para korban.

Iring-iringan mobil jenazah tersebut bertolak menuju Sleman dengan kawalan estafet dari Satlantas Polres Madiun menyusuri jalur tol hingga Exit Tol Prambanan, sebelum diarahkan personel kepolisian setempat menuju rumah duka masing-masing.

Selain korban tewas, kecelakaan maut ini juga mengakibatkan sejumlah korban luka. Dari tiga korban selamat yang sempat ditangani intensif di IGD RS Caruban, satu orang telah diizinkan pulang.

Sementara dua suporter lainnya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta akibat mengalami cedera kepala serius.

“Setelah berkoordinasi, dua korban luka langsung kami rujuk ke RSA UGM agar mendapatkan tindakan medis lanjutan yang lebih intensif,” imbuh Septyadi. Adapun pengemudi minibus dilaporkan hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga: Kalau Minta Maaf Kita Kalah: Pengakuan Menohok Ayah Korban Bullying di SDN Mejayan 1 Madiun

Tragedi memilukan ini terjadi di KM 616+200 Jalur A Tol Ngawi-Kertosono, tepatnya di kawasan Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Minibus Toyota Hi-Ace yang mengangkut rombongan pemuda itu sedianya sedang melaju menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya demi memberikan dukungan penuh untuk PSS Sleman. Namun takdir berkata lain, perjalanan cinta untuk sang klub kebanggaan harus terhenti di aspal tol Jawa Timur.

Load More