- Sebuah mobil keluarga asal Sumenep menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026.
- Kecelakaan maut tersebut terjadi akibat sopir mengalami kantuk atau microsleep saat mengemudikan kendaraan dari Jakarta.
- Seorang penumpang lansia tewas di tempat kejadian, sedangkan empat korban lainnya mengalami luka-luka dan dirawat.
SuaraJatim.id - Perjalanan pulang satu keluarga asal Sumenep, Madura, dari Jakarta berakhir menjadi tragedi maut. Diduga akibat sopir terserang kantuk (microsleep), mobil Daihatsu Xenia yang mereka tumpangi menghantam keras bagian belakang truk di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 677 Jalur A pada Rabu (7/10/2026) pagi.
Benturan hebat tersebut meremukkan bagian depan minibus bernopol B 1906 EDM itu. Dari lima orang yang berada di dalam kabin, seorang lansia bernama Hosmi (60), warga Batangbatang, Sumenep, tewas di tempat akibat luka fatal.
Sementara empat orang lainnya, termasuk pengemudi, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Kanit PJR Jatim III Warugunung Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman, memaparkan bahwa insiden bermula saat kendaraan melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Madura). Namun, setibanya di titik KM 677/A, fokus pengemudi mendadak buyar.
"Pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali atas laju kendaraannya. Akibatnya fatal, mobil langsung menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya," terang AKP Sudirman dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Nahas, truk yang ditabrak langsung melajukan kendaraannya dan identitasnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Pengemudi Xenia diketahui bernama Imam Wahyudi (37), warga Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Sumenep. Selain Imam, tiga penumpang lain asal Batangbatang yang mengalami luka-luka adalah Nurul Yakin (22), Siti Nur Azizah (17), dan Hamdani (37).
"Total korban ada lima orang. Satu penumpang meninggal dunia di lokasi, sedangkan empat lainnya menderita luka-luka dan sudah mendapat penanganan medis," imbuh Sudirman.
Belajar dari musibah ini, Ditlantas Polda Jatim kembali memperingatkan keras para pengemudi yang menempuh perjalanan jarak jauh antarprovinsi untuk tidak menyepelekan rasa kantuk.
Baca Juga: Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo
"Jangan pernah memaksakan diri jika mata sudah lelah. Reaksi tubuh saat mengantuk turun drastis dalam sepersekian detik. Begitu kantuk menyerang, segera menepi di rest area terdekat demi keselamatan bersama," tegas AKP Sudirman.
Berita Terkait
-
Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo
-
Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun
-
Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
-
Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Perjalanan Pulang ke Madura Berujung Duka: Xenia Hantam Truk di Tol Jomo, Satu Penumpang Tewas
-
Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga
-
Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri
-
Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital
-
Terciduk Nyabu di Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Fraksi Gerindra Terancam Dipecat