Dimakamkan 31 Tahun Silam, Jasad Ulama Sepuh NU Ini Masih Utuh

Reza Gunadha
Dimakamkan 31 Tahun Silam, Jasad Ulama Sepuh NU Ini Masih Utuh
Foto Kiai Haji Anwar Sudibyo (kanan) semasa hidup. [Suara.com/Agus H]

Semasa hidupnya, KH Anwar Sudibyo juga dikenal sebagai mursyid tarekat Al Mu'tabaroh Annahdliyah.

Suara.com - Warga Blitar, Jawa Timur, digegerkan oleh kejadian langka saat proses pemindahan jasad ulama sepuh Kiai Haji Anwar Sudibyo dari pemakaman umum setempat ke kompleks kuburan keluarga.

Pasalnya, jasad KH Anwar Sudibyo yang wafat pada 31 tahun silam, dikabarkan masih utuh saat pekan lalu dipindahkan.

"Kami keluarga tidak memegang langsung jasad Romo Kiai Anwar, tapi kami menyaksikan langsung jasad Romo masih kaku dalam bungkusan kain kafan," ujar Mohammad Munib, putra ketiga KH Anwar Sudibyo kepada Suara.com di rumahnya Dusun Tambakan, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Blitar, Selasa (19/3/2019).

Kabar tentang jasad KH Anwar masih utuh saat dipindahkan makamnya ini kali pertama muncul di sebuah grup Facebook dan diunggah oleh akun Santri Ndalem, Sabtu (16/3) pekan lalu dengan judul "Mayat 31 Tahun Utuh."

Kamis pagi (14/3), terang Munib, proses pemindahan makam mulai dilakukan dan berjalan lancar berkat bantuan puluhan anggota Banser NU dan warga setempat. Pemindahan makam, lanjut Munib, juga disaksikan oleh pihak kepolisian dan pamong desa.

Munib menjelaskan, ayahandanya adalah mantan Rois Syuriah PCNU Blitar yang juga pernah menduduki posisi sebagai anggota DPRD pada era Orde Baru.

Semasa hidupnya, KH Anwar Sudibyo juga dikenal sebagai mursyid tarekat Al Mu'tabaroh Annahdliyah.

Proses pemindahan makam KH Anwar Sudibyo juga disaksikan oleh ulama kharismatik Blitar KH Masy'ud Jamburi dan KH Jaelani.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS