Diduga Lantaran Sakit Batuk Menahun, Sumardi Nekat Gantung Diri

Menurut keterangan yang diperoleh dari istri Sumardi, korban bunuh diri lantaran menderita penyakit batuk dan tifus yang menahun.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 27 April 2019 | 10:15 WIB
Diduga Lantaran Sakit Batuk Menahun, Sumardi Nekat Gantung Diri
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).

SuaraJatim.id - Diduga karena tidak tahan menanggung penyakit batuk yang telah diderita menahun seorang petani di Desa Kalimanis, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sumardi (61) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sebelum kejadian, Sumardi masih bersama anaknya pada Jumat petang (26/4/2019) sekitar pukul 19.00 WIB. Bersama sang anak, Sumardi masih menyaksikan tayangan televisi di rumah.

Namun berselang beberapa saat, anaknya pamit keluar rumah dengan alasan mencari koneksi wifi untuk ponsel pintarnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, saat sang anak pulang, ayahnya sudah tidak ada di depan televisi. Dia pangil-panggil ayahnya namun tak ada jawaban.

Baca Juga:Melamun di TPS, Ketua KPPS Sleman Sempat Mengeluh Sebelum Bunuh Diri

Sang anak kemudian mencoba mencari ayahnya ke bagian belakang rumah. Ketika itu, ia mendapati ayahnya telah tergantung di lubang pintu kamar mandi dengan lidah terjulur. Menurut keterangan yang diperoleh dari istri Sumardi, Sriati (47), korban bunuh diri itu menderita penyakit batuk dan tifus yang menahun.

Kasubag Humas Polres Kabupaten Blitar Iptu M Burhanuddin mengatakan kemungkinan korban sudah tidak kuat menanggung beban penyakit yang dia derita.

"Berdasarkan keterangan yang kami dapat, mungkin korban sudah tidak mau lagi menjadi beban keluarga sehingga memilih mengakhiri hidupnya," ujarnya, Sabtu (27/4).

Kecamatan Doko adalah salah satu daerah terluar di sisi timur laut wilayah Kabupaten Blitar atau berada di antara kaki Gunung Kelud dan Gunung Kawi.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga:Bunuh Diri di Mobil, Pria 41 Tahun Sempat Kirim Video ke Istri

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini