Mayat Wartawan Penuh Luka Bacok di Surabaya Ternyata Pernah di Penjara

Agung Sandy Lesmana
Mayat Wartawan Penuh Luka Bacok di Surabaya Ternyata Pernah di Penjara
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto. (Suara.com/Dimas)

"Kita pastikan memang iya, tapi ada keterkaitan dengan ini, ya masih kita dalami lagi," pungkasnya.

Suara.com - Soeprayitno, wartawan mingguan yang tewas akibat dibacok di Tanah Merah gang 2 Surabaya, Jawa Timur ternyata pernah dipenjara atas kasus penggelapan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto menjelaskan kasus penggelapan yang menjerat Seoprayitno terjadi pada tahun 2014 lalu.

"Memang benar (Soeprayitno pernah di penjara), sudah lepas, sudah menjalani hukuman kira-kira 4 bulan," kata Antonius di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (11/5/2019).

Menurutnya, catatat kriminal Soeprayitno dijalani korban ini menjadi modal polisi untuk bisa mendalami kasus pembunuhan yang menimpa korban.

"Kita pastikan memang iya, tapi ada keterkaitan dengan ini, ya masih kita dalami lagi," pungkasnya.

Diketahui, warga sempat dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di Tanah Merah gang 2 Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (10/5/2019) malam. Diketahui, mayat tersebut bernama Soeprayitno.

Korban pertama kali ditemukan setelah warga melaksanakan salat tawarih.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS