Pelaku Mutilasi Malang Klaim Memutilasi Juga karena Dapat Bisikan Gaib

Rizki Nurmansyah
Pelaku Mutilasi Malang Klaim Memutilasi Juga karena Dapat Bisikan Gaib
Barang bukti kasus mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa Timur. [Suara.com/Aziz Ramadani]

"Pelaku memutilasi karena pesan dari korban. Setelah meninggal minta dimutilasi," kata Kapolres Malang Kota, Asfuri.

Suara.com - Sugeng, pelaku mutilasi mayat perempuan di kompleks Pasar Besar Malang, Jawa Timur, mengklaim juga mendapat bisikan gaib untuk memutilasi tubuh korban.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kapolres Malang Kota Asfuri. Terkait kebenaran cerita itu, Asfuri menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Pelaku masih terus kami periksa. Keterangan yang bersangkutan juga ada bisikan-bisikan (gaib). Kami juga masih menunggu hasil otopsi dan labfor," ujar Asfuri ditemui awak media, Rabu (15/5/2019) malam.

Seperti diketahui, Sugeng yang merupakan seorang pengganguran, mengklaim tega melakukan mutilasi karena pesan atau permintaan korban sebelum meninggal.

Wanita yang baru dikenal Sugeng sembilan hari lalu di area klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, itu meninggal diduga karena sakit.

Lelaki berusia 49 tahun itu memutilasi tubuh wanita yang hingga kini belum diketahui identitasnya, menggunakan gunting besar.

"Perempuan itu menurut pengakuan pelaku sakit di bagian kemaluannya. Keluar cairan yang berbau," beber Asfuri.

"Pelaku memutilasi karena pesan dari korban. Setelah meninggal minta dimutilasi. Tapi ini masih mau didalami lagi. Itu cuma klaim pelaku," pungkas Asfuri.

Kontributor : Aziz Ramadani

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS