3 Pelajar Tabrakan Adu Banteng, Tangan Patah hingga Jari Kaki Putus

Agung Sandy Lesmana
3 Pelajar Tabrakan Adu Banteng, Tangan Patah hingga Jari Kaki Putus
Ilustrasi kecelakaan mobil. [shutterstock]

Alhasil, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan dengan di jalanan dari arah Klungkung menuju Amlapura.

Suara.com - Wahyu Pratama (17), seorang pelajar SMA terpaksa harus kehilangan jari manis di kaki kanannya setelah terlibat kecelakaan di wilayah Manggis, Karangasem, Bali yang terjadi Selasa (11/6/2019) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Wahyu dibonceng rekannya, Walan Nukarya (19) dengan sepeda motor matik melintas dari arah Amlapura menuju Klungkung.

Namun, saat hendak memotong haluan ke kanan, di waktu bersamaan, melintas sebuah sepeda motor yang dikemudikan I Putu Krisna dari arah berlawanan. Alhasil, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan dengan di jalanan dari arah Klungkung menuju Amlapura.

Akibat insiden tabrakan tersebut, Nukarya mengalami luka bocor di kepala bagian belakang, luka robek pada lutut kaki kanan, patah pada jari manis kaki kanan dirujuk ke RSUD Karangasem. Sedangkan Wahyu Pratama, bocah yang dibonceng gerakannya mengalami rasa sakit pada dada dan putus pada jari manis kaki sebelah kanan.

Krina yang mengendarai Honda Revo juga mengalami luka robek di pelipis bagian kanan dan tangan kanannya patah. Ketiga korban sempat dirawat di klinik Penta Medica Manggis, namun karena kondisinya cukup serius sehingga langsung dirujuk ke RSUD Klungkung.

"Dilaporkan ke Polsek Manggis, seluruh korban dalam peristiwa lakalantas (kecelakaan lalu lintas) ini masih berstatus sebagai pelajar," kata Unit Laka Satlantas Polres Karangasem, Ipda. I Nyoman Sucipta seperti dikutip Beritabali.com--jaringan Suara.com, Rabu (12/6/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS