BBKSDA Jatim Akan Lepasliarkan Enam Komodo Endemik Pulau Ontoloe

Sebelum dilepasliarkan, tim akan menempuh perjalanan darat menuju Pulau Ontoloe selama 12 jam dari Labuan Bajo.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 13 Juli 2019 | 06:51 WIB
BBKSDA Jatim Akan Lepasliarkan Enam Komodo Endemik Pulau Ontoloe
Enam ekor komodo hasil sitaan dari kasus perdangangan satwa di Jawa Timur akan dilepasliarkan di Pulau Ontoloe. [jatimnet.com]

SuaraJatim.id - Sebanyak enam komodo hasil sitaan dalam kasus perdagangan satwa akan dilepasliarkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur di Pulau Ontoloe, Flores Utara.

Hal tersebut dipastikan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno saat jumpa pers pelepasliaran komodo di Kantor BBKSDA Jatim, Jumat 12 Juli 2019.

Wiratno mengatakan, keenam komodo tersebut sudah melalui beberapa tahapan untuk dilepaskan ke alam liar. Pemantauan dilakukan berdasarkan proses memangsa korbannya.

"Gerakannya pun masih sangat buas dan cepat seperti di alam liar jadi kami langsung lepas liarkan komodo ini," katanya seperti dilansir jatimnet.com - jaringan Suara.com.

Baca Juga:Penutupan Pulau Komodo, KLHK : Tunggu Kajian Tim Terpadu

Saat dikonfirmasi alasan pelepasliaran dilakukan di Pulau Ontoloe, Wiratno mengemukakan komodo yang dilepasliarkan tersebut merupakan hewan endemik pulau tersebut.

"Asal komodo diketahui setelah dilakukan tes DNA oleh Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia,” ujarnya.

Wiratno mengemukakan perbedaan antara komodo yang berasal dari Pulau Komodo dengan Pulau Ontoloe. Secara bentuk fisik keenam komodo tersebut, jelas Wiratno, kulitnya lebih cerah dan tubuh lebih langsing. Sedangkan komodo yang berasal dari Taman Nasional Komodo cirinya tidak seperti itu.

Terkait rencana pelepasliaran enam komodo tersebut, pada Sabtu (13/7/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, hewan melata tersebut akan diterbangkan dari Bandara Internasional Juanda ke Labuan Bajo.

Dari Labuan Bajo, kata Wiratno, akan menempuh perjalanan darat menuju Pulau Ontoloe selama 12 jam. Untuk memantau kondisi keenam komodo di alam liar, pihaknya telah memasang cip agar bisa mendeteksi pergerakannya.

Baca Juga:Pemprov NTT Tolak Turisme Massal di Pulau Komodo

"Saat tiba di Pulau Ontoloe, akan kami letakkan dulu di kandang habitat selama tiga hingga empat hari sebelum akhirnya kami lepas di alam liar," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini