Indeks Terpopuler News Lifestyle

Pikap Penjual Tahu Bulat Digoreng Dadakan Tabrak Truk, Kernet Tergencet

Reza Gunadha Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:34 WIB

Pikap Penjual Tahu Bulat Digoreng Dadakan Tabrak Truk, Kernet Tergencet
Kernet pikap tergenjet bodi mobil setelah kendaraan yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk kontainer yang terparkir di Jalan Bypass Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/8/2019). [Beritajatim]

Saya mengantuk, habis jualan tahu bulat di Benpas (Jalan Benteng Pancasila). Jualan dari Zuhur, ungkapnya

SuaraJatim.id - Kernet pikap tergenjet bodi mobil setelah kendaraan yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk kontainer yang terparkir di Jalan Bypass Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/8/2019).

Diduga, sopir pikap bernopol Z 8278 WQ bermuatan tahu bulat tersebut mengantuk, sehingga menabrak truk kontainer bernopol L 8602 UU yang parkir karena ganti ban.

Akibatnya, kernet pikap tahu goreng itu tergencet bodi mobil dan mengalami patah tangan sebelah kiri.

Sopir pikap, Dika Sanjaya (18) warga Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat sempat menghilang saat warga mencoba menolong korban.

Korban yang mengalami patah tangan kanan dievakuasi ke RS Gatoel, Kota Mojokerto.

Tak lama, sopir pikap kembali ke lokasi kecelakan. Sopir mengaku mengantuk dan menabrak bagian belakang truk kontainer.

“Saya mengantuk, habis jualan tahu bulat di Benpas (Jalan Benteng Pancasila). Jualan dari Zuhur,” ungkapnya seperti diwartakan Beritajatim.com.

Masih kata Dika, setelah terjadi kecelakaan ia meminta bantuan dan mencari teman-temannya. Pasalnya, ponsel miliknya hilang sehingga ia harus menghampiri teman-temannya yang sama-sama jualan tahu bulat.

“Saya tidak melarikan diri, saya cari teman-teman. Ponsel saya hilang jadi tadi diantar bapak-bapak naik motor ke perempatan depan. Saya mau pulang ke kontrakan di daerah Sooko sama Diki Andika (korban). Satu kontrakan itu ada 5 orang,” katanya.

Dika mengaku baru lima hari di Mojokerto dan berjualan tahu bulat. Akibat kejadian tersebut, arus lalu-lintas di jalur nasional yang menghubungkan Surabaya-Madiun dari arah Surabaya macet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait