Aliran Air Bersih PDAM Surabaya Berhenti, Ini Penjelasannya

Chandra Iswinarno
Aliran Air Bersih PDAM Surabaya Berhenti, Ini Penjelasannya
Warga Surabaya mengantre mendapatkan air, akibat pasokan PDAM di Kota Pahlawan tersendat. [Suara.com/Dimas Angga P]

Pengerjaan awal relokasi telah dimulai pada Sabtu (7/9/2019) lalu, namun hingga Selasa (10/9/2019) pemindahan pipa tidak berjalan mulus.

Suara.com - Proyek pembangunan Alun-alun bawah tanah Kota Surabaya di Jalan Yos Sudarso berdampak pada pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kepada warga Kota Pahlawan tersebut.

Selama tiga terakhir, pasokan air PDAM tidak bisa dinikmati gegara pembangunan basement tersebut menabrak pipa PDAM berdiamater 800 milimeter yang tertanam di Jalan Yos Sudarso.

Lantaran itu, pipa PDAM harus direlokasi. Pengerjaan awal relokasi telah dimulai pada Sabtu (7/9/2019) lalu, namun hingga Selasa (10/9/2019) pemindahan pipa tidak berjalan mulus.

Menanggapi persoalan tersebut, Manajer Humas PDAM Surabaya Bambang Eko Sakti mengatakan untuk mengatasi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, pihaknya menyediakan air bersih yang dikirim melalui truk tangki.

"Sampai sekarang kami sudah mengirimkan suplai air bersih ke masyarakat sekitar 500 truk tangki," ujarnya seperti dilansir Beritajatim.com, Selasa (10/9/2019).

Diakui Bambang Eko, ada keterlambatan relokasi pipa PDAM di Jalan Yos Sudarso. Hal tersebut dikarenakan pemotongan pipa yang dilakukan pada Jumat (6/6/2019) malam seharusnya pada Sabtu (7/6/2019) sore, pipa sudah tersambung kembali.

Namun, katanya, ada kendala sehingga sampai sekarang pipa belum tersambung dan berimbas pada suplai air ke masyarakat.

“Kami mohon doanya dari masyarakat. Hanya tinggal beberapa titik pipa yang harus kami sambung dan mudah-mudahan hari ini bisa selesai,” lanjutnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS