Rekaman CCTV Kurang Maksimal, Polisi Kesulitan Cari Pelaku Penusukan Ojol

Chandra Iswinarno
Rekaman CCTV Kurang Maksimal, Polisi Kesulitan Cari Pelaku Penusukan Ojol
Ilustrasi aksi penusukan. (Shutterstock)

CTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan kualitas dan cahayanya kurang, sehingga polisi masih mencari hal itu.

Suara.com - Pasca peristiwa penusukan yang dialami pengendara ojek online (ojol) di kawasan Jalan Dr Ir Soekarno Kota Surabaya, Jawa Timur, membuat petugas.

Kanitreskrim Polsek Mulyorejo Surabaya Ipda Mulyono mengaku agak sulit mencari pelaku penusukan pengendara ojol Deddy Juniar Rapsodi (22).

"Yang bikin sulit, pengendara ojol (Deddy) mengambil penumpang yang menusuknya, dengan cara offline," ujar Mulyono saat dihubungi Suara.com pada Kamis (19/9/2019).

Ia juga menambahkan, CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan kualitas dan cahayanya kurang, sehingga polisi masih mencari hal itu.

"Selain CCTV yang kualitasnya kurang, pelaku juga menutup wajahnya menggunakan topi, sehingga wajahnya tersamarkan," katanya.

Saat ini, Mulyono hanya bertumpu pada keterangan korban penusukan untuk menggali keterangan dari kejadian dan ciri-ciri pelaku.

"Saat ini, korban sudah mulai sadar, dan sudah pindah ruang, kemungkinan saya akan kirim tim ke Rumah Sakit," ungkapnya.

Untuk diketahui, kejadian penusukan pengemudi ojol bernama Deddy Juniar Rapsodi, terjadi di kawasan Jalan Dr Ir Soekarno pada Minggu (15/9/2019) malam lalu.

Penusukan yang dilakukan oleh penumpang misterius ini, tepat pada punggung Deddy hingga mengenai paru-parunya. Sehingga Deddy harus sempat kritis dan menjalani operasi.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS