Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi

Misi dagang ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring konektivitas perdagangan.

Fabiola Febrinastri
Senin, 02 Februari 2026 | 11:40 WIB
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Dok: Pemprov Jatim)

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Misi Dagang dan Investasi Perdana Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di Ballroom PO Hotel Semarang, Kamis (29/1/2026). Misi Dagang Jatim-Jatim ini berhasil mencatatkan total komitmen transaksi sebesar Rp3.152.408.358.000.

Turut hadir dalam Misi Dagang tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, beberapa jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim dan Jateng, HIPMI Jatim dan Jateng, Kadin Jatim dan Jateng, IWAPI Jatim dan Jateng, REI Jatim dan Jateng, Gekrarfs Jatim dan Jateng.

Misi dagang ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring konektivitas perdagangan, memperluas pasar domestik, serta mendorong integrasi rantai pasok antarwilayah sebagai bagian dari penguatan ekonomi regional.

“Matur nuwun semuanya, ini menjadi sinergi yang luar biasa. Dari business matching yang dilakukan, terlihat adanya kebutuhan yang bersifat komplementer,” tegas Khofifah.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Buka Bimtek Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Se-Jatim

“Jawa Timur membutuhkan produk dari Jawa Tengah, demikian pula sebaliknya. Alhamdulillah, hingga pukul 17.00 WIB nilai transaksi telah menembus Rp3,152 triliun lebih,” ungkapnya.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan bahwa nilai total transaksi tersebut terdiri atas Jatim Jual sebesar Rp2.759.547.585.000,-, Jatim Beli Rp296.860.773.000,-, dan Jatim Investasi sebesar Rp 96.000.000.000,-.

Jawa Timur mencatatkan penjualan untuk produk rokok, beras, kopi, tetes/molasses, pakan Ikan dan Udang, benih tebu, surimi, daging ayam dan sapi, produk olahan daging ayam dan sapi, susu, gula kristal putih, DOC, Fillet Dori dan Aneka Seafood, Sapi Ternak, Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jagung, Produk Tekstil, Veneer, Ikan Bandeng Asap, Benih Jagung Hibrida, Udang dan Kulit Ikan, dan Pupuk Organik Cair.

Sementara itu, dalam skema Jatim Beli, Jawa Timur melakukan pembelian Kayu Bulat, Telur Ikan, Karung, Cengkeh, Tembakau, Katul, Minuman Botanical Seduh, Sambal Pecel, Botol Plastik, Biji Carica, Tepung Tapioka, Tas Anyam, dan Gula Merah Tebu dari Jawa Tengah. Pola transaksi dua arah ini memperkuat integrasi pasar domestik sekaligus mengoptimalkan muatan berangkat dan muatan balik antarwilayah. Terkait Jatim investasi yaitu pembangunan perumahan.

“Produk yang diperdagangkan dalam misi dagang ini mencerminkan kekuatan dan kebutuhan masing-masing daerah,” ujar Khofifah.

Baca Juga:Pimpin Apel Bulan K3 Nasional, Gubernur Khofifah: Wujudkan Keselamatan Kerja Profesional

Tidak hanya itu, Khofifah juga menegaskan misi dagang ini merupakan agenda perdana di tahun 2026, sekaligus kelanjutan dari ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas, memperkuat perdagangan dalam negeri, serta mendukung substitusi impor, khususnya dalam pemenuhan bahan baku industri.

“Misi dagang berkelanjutan ini menjadi instrumen penting untuk memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha penjual dan pembeli, baik melalui skema government to business maupun business to business, agar potensi kerja sama dan transaksi dapat terbangun secara lebih efektif,” ujar Khofifah.

Dalam konteks penguatan kerja sama konkret tersebut, produk unggulan Jawa Timur yang mengalir ke Jawa Tengah didominasi sektor peternakan, pangan, industri pengolahan, perikanan, perkebunan, hingga hasil kehutanan.

Komitmen 10 transaksi terbesar pada Misi Dagang kali ini tercatat pada kerja sama antara Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jawa Timur dengan Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jawa Tengah dengan nilai mencapai Rp 1,13 triliun per tahun, meliputi penjualan daging unggas, daging sapi, susu, telur, olahan daging, DOC ayam, hingga ternak sapi.

Selain itu, kerja sama strategis juga terjalin antara PT Sinergi Gula Nusantara (Jatim) dengan PT Citra Gemini Mulya (Jateng) untuk komoditas gula kristal putih senilai Rp 300 miliar per tahun, serta kerja sama sektor industri hasil tembakau antara GAPERO Jawa Timur dengan PT TSPM Jawa Tengah senilai Rp 192 miliar per tahun.

Di sektor perikanan dan pangan, transaksi signifikan tercatat melalui penjualan surimi dan produk olahan oleh PT Indo Lautan Makmur senilai Rp 142,8 miliar per tahun, penjualan beras oleh CV Sumber Pangan Kediri senilai Rp 126,5 miliar per tahun, serta pakan ikan dan udang oleh PT Matahari Sakti senilai Rp 105,6 miliar per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak