Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri, SB: Kayak Pisang Goreng Ditawar-tawar

Dia tak menampik jika ada komunikasi dengan Jokowi mengenai pembentukan kabinet.

Chandra Iswinarno
Senin, 07 Oktober 2019 | 14:47 WIB
Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri, SB: Kayak Pisang Goreng Ditawar-tawar
Eks Ketua Umum PAN sekaligus Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional RI, Soetrisno Bachir (Suara.com/Arry Saputra).

SuaraJatim.id - Ketua (KEIN) Komite Ekonomi dan Industri Nasional RI Soetrisno Bachir dikabarkan masuk dalam daftar kursi kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Menanggapi hal itu, ia mengatakan jika isu-isu terkait kursi menteri menjadi hal yang lumrah menjelang pelantikan. Namun, saat dikonfirmasi adanya tawatran yang, Soetrisno malah menjawab dengan hal lucu.

"Kayak pisang goreng ae (saja) di tawar-tawarkan," kata Soetrisno saat ditemui di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (7/10/2019).

Kendati demikian, ia tak menampik jika ada komunikasi dengan Jokowi mengenai pembentukan kabinet. Namun, dalam komunikasi itu, menyebut jika dirinya hanya sebagai Ketua KEIN.

Baca Juga:Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

"Ya kan pasti komunikasi, tokoh masyarakat pasti komunikasi. Biarkan mengalir saja, jangan pembentukan kabinet atau pergantian kabinet menjadi persoalan yang besar, di negara lain itu biasa," ujarnya.

Ia menganggap bahwa jabatan menteri sejejar dengan jabatan Ketua KEIN yang saat ini diembannya. Ia pun tak berambisi untuk masuk ke dalam jajaran tersebut.

"Ketua KEIN itu sama saja dengan menteri, kan sejajar. Jadi sama saja. Bukan sesuatu yang aneh. Saa ketua KEIN kok, dulu juga ketua partai juga anak buah. Saya jadi menterinya SBY," lanjutnya.

Pergantian kabinet-kabinet dalam pemerintahan, menurutnya sudah menjadi hal yang biasa. Siapa yang akan ditunjuk untuk masuk ke dalamnya adalah wewenang presiden sesuai dengan kemampuan di bidangnya.

"Kita sudah pernah mengalami di zaman Gus Dur itu ganti-ganti menteri itu biasa aja. Hobinya ganti menteri biasa aja. Ini kan nanti Pak Jokowi yang akan memutuskan sendiri, hak preogratif presiden. Orang-orang yang sesuai dengan kebutuhan bangsa ini," jelasnya.

Baca Juga:Sidang Kabinet Terakhir, Jokowi: Terima Kasih untuk Semua Menteri

Menurut dia, masyarakat saat ini tak seberapa peduli dengan siapa yang akan jadi menteri. Mereka lebih mementingkan kehidupan mereka sendiri untuk bisa sejahtera dan terjamin.

"Mau yang jadi menteri si A si B masyarakat nggak peduli. Yang penting bagaimana kehidupannya lebih baik, kemanaan terjamin, itu saja," ucapnya.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini