Motivator Tampar Murid Saat Seminar, Kepala SMK: Kita Serahkan Pada Polisi

Nur Cholis baru mengetahui aksi kekerasan tersebut setelah video penamparan terhadap siswanya viral di media sosial sekitar pukul 12.00 WIB.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 18 Oktober 2019 | 14:27 WIB
Motivator Tampar Murid Saat Seminar, Kepala SMK: Kita Serahkan Pada Polisi
Tangkapan layar Facebook akun Komunitas Peduli Malang mengenai peristiwa penamparan terhadap 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang oleh motivator di acara seminar kewirausahaan. [Facebook]

SuaraJatim.id - Kasus ditamparnya siswa SMK oleh motivator saat seminar motivasi wirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang Jawa Timur disesalkan pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMK 2 Muhammadiyah Nur Cholis mengatakan kegiatan seminar maupun motivasi, rutin dilakukan oleh sekolah. Namun, peristiwa kekerasan yang dialami siswanya ini baru kali pertama terjadi.

"Agus ini orang luar sekolah, motivator kewirausahaan. Seminar diikuti semua siswa mulai kelas X hingga XII. Ada 125 siswa yang ikut, yang ditampar 10 siswa," kata Nur Cholis ditemui awak media, Jumat, (18/10/ 2019).

Perempuan berhijab ini melanjutkan, semula seminar berjalan baik-baik saja. Bahkan, ia sempat ikut membuka kegiatan tersebut. Nur Cholis lantas meninggalkan seminar yang digelar di aula sekolah, beberapa menit kemudian karena ada rapat.

Baca Juga:Ditertawakan karena Salah Ketik, Motivator Aniaya 10 Siswa dalam Kelas

Seminar wirausaha tersebut diketahui usai sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, dia baru mengetahui aksi kekerasan tersebut setelah video penamparan terhadap siswanya viral di media sosial sekitar pukul 12.00 WIB.

"Saya tahunya, setelah video itu viral. Ada siswa yang merekam kemudian update di media sosial," ujarnya.

Setelah dikonfirmasi oleh pihak sekolah, akhirnya pada pukul 12.30 WIB, Agus kembali ke sekolah untuk meminta maaf kepada para siswa. Bahkan, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang juga memerintahkan siswa untuk merekam pernyataan maaf Agus kepada siswa.

Meskipun telah meminta maaf, pihak sekolah memastikan secara kelembagaan proses tetap berlanjut. Beberapa orang tua siswa korban kekerasan bahkan sudah melaporkan resmi kepada pihak kepolisian.

"Kita serahkan pada polisi, kepada orangtua sudah kita sampaikan bahwa itu bukan kesalahan sekolah itu karena musibah. Sekolah memastikan akan mendampingi siswa," tutupnya.

Baca Juga:Rusak Gedung SMK dan Keroyok Pelajar Hingga Tewas, Polisi Ciduk 30 Siswa

Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak