Cerita Penjual Bubur yang Sering Diborong Menteri Desa Abdul Halim

Chandra Iswinarno
Cerita Penjual Bubur yang Sering Diborong Menteri Desa Abdul Halim
Penjual bubur langganan Mendes Abdul Halim. [Suara.com/Arry Saputra]

Saat ditemui di sekitar rumah Halim, Siti (39) terkejut saat diberitahu jika langganannya telah menjabat menteri.

Suara.com - Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur (PKB Jatim) Abdul Halim Iskandar resmi mengisi kursi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Meski begitu, tidak semua mengetahui kabar tersebut, salah satunya penjual bubur langganan kakak Cak Imin, Siti (39) yang tiap hari berdagang berkeliling di wilayah tempat tinggal Abdul Halim di Wisma Pagesangan Raya, Kota Surabaya.

Saat ditemui di sekitar rumah Halim, Siti (39) terkejut saat diberitahu jika langganannya telah menjabat menteri. Ia pun tak bisa mengucapkan banyak hal selain mengucap syukur atas amanah baru yang diberikan kepada Halim.

"Oh jadi menteri sekarang? Alhamdulillah," kata Siti saat ditemui Rabu (23/10/2019).

Perempuan asal Bangkalan ini mengaku sudah berjualan Bubur Madura di kawasan Wisma Pagesangan Raya selama 19 tahun. Keluarga Halim biasa memborong buburnya tersebut sampai habis.

"Biasanya telepon kalau mau pesan bubur. Biasanya beli banyak serumah ditraktir bubur semua. Kalau beli biasanya kembaliannya diberikan," ucapnya.

Ia mengungkapkan jika Halim beserta keluarganya biasa suka membeli bubur putih dan bubur ketan hitam. Bahkan setiap Sabtu dan Minggu, Keluarga Halim membeli semua dagangannya untuk kemudian di bagi-bagi ke warga setempat.

"Bapak (Halim) sukanya bubur putih, anaknya suka bubur ketan hitam. Bapak itu tiap Sabtu-Minggu biasa bagi-bagi bubur ke satpam sama dibagi-bagi ke warga. Biasanya beli Rp 350 ribu, ngasih Rp 400 ribu," ungkapnya.

Siti pun sangat berterima kasih atas kebaikan Halim beserta keluarganya terhadapnya. Ia berharap setelah menjadi Menteri tetap mentraktir bubur untuk warga-warga di perumahan tersebut.

"Dulu DPR, sekarang menteri. Ya Allah terima kasih, nanti ditraktir bubur lagi," kata dia.

Kontributor : Arry Saputra

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS