Pandhu, Bayi yang Ditinggal Ayah Kandungnya Ditangani 11 Dokter Spesialis

Saat ini, Pandhu mendapat perawatan hydrocephalus pertama dengan mengeluarkan cairan dari kepalanya dengan menggunakan selang untuk mengurangi tekanan pada otaknya.

Chandra Iswinarno
Senin, 09 Desember 2019 | 18:30 WIB
Pandhu, Bayi yang Ditinggal Ayah Kandungnya Ditangani 11 Dokter Spesialis
Pandhu Firmansyah digendong sang nenek dan didampingi ibu Dina Oktavia. [Berita Jatim]

SuaraJatim.id - Bayi pengidap facial cleft tessier hydrocephalus myelomeningocele yang ditinggalkan ayah kandungnya saat ini mendapat pengobatan dan perawatn intensif di RSUD dr Soetomo Kota Surabaya.

Pandhu Firmansyah, bayi usia 6 bulan yang ditinggalkan ayah kandungnya karena ia lahir dalam keadaan facial cleft tessier hydrocephalus myelomeningocele. Kepalanya membesar tak beraturan, sedangkan bibir, hidung, dan matanya tidak terbentuk sempurna atau yang sering disebut sumbing muka akhirnya mendapatkan harapan baru. Pasalnya ia mendapatkan pengobatan dan perawatan intensif dari RSUD Dr Soetomo.

Untuk merawat Pandhu Firmansyah yang masih berusia enam bulan, RSUD Dr Soetomo membentuk tim khusus. Sebanyak 11 dokter Sub Spesialis yang terdiri dari sub spesialis bedah plastik, bedah syaraf, anak, anestesi, tumbuh kembang, hingga spesialis nutrisi bahu membahu menangani Pandu.

“RSUD Dr Soetomo berupaya maksimal untuk membantu sesuai yang dikehendaki dan disposisi oleh Pemprov. Dalam perawatan ini tidak bisa sekaligus dilakukan harus step by step,” ujar Direktur RSUD Dr Soetomo Joni Wahyudi seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Senin (9/12/2019).

Baca Juga:Rumah Tangga Ambyar, Dina Rela Bercerai Demi Masa Depan Buah Hatinya

Menurutnya, pengobatan dan penanganan Pandhu telah ditanggung BPJS. Meski begitu, Pemprov Jatim menjamin akan membantu jika terjadi kekurangan atau hal yang tidak dapat dicover BPJS.

“Semua ditanggung BPJS, tapi karena penanganan jangka panjang dan banyak step yang dilalui jika ada kekurangan akan dibantu oleh Pemprov,” katanya.

Saat ini, Pandhu mendapat perawatan hydrocephalus pertama dengan mengeluarkan cairan dari kepalanya dengan menggunakan selang untuk mengurangi tekanan pada otaknya.

“Kalau nanti sudah stabil, barulah dilakukan rekontruksi (bedah plastik) di bagian sumbing wajah yang harus dipersempit. Ini dikerjakan satu bulan sampai dua bulan ke depan,” katanya.

Joni mengatakan, penanganan Pandhu akan dilakukan sampai usia 17 tahun. Sejumlah rekontruksi wajah juga terus dilakukan. Nantinya akan dilakukan rekonstruksi lapisan soft tissue wajahnya dan berbagai rekonstruksi lainnya hingga jaringan wajahnya berhenti tumbuh.

Baca Juga:Suami Kabur karena Bayinya Hydrocephalus, Kegigihan Dina Menyambung Hidup

Ahli spesialis bedah rekonstruksi Dr Magda Hutagalung Holidaya Sp BP-RE (K) mengatakan, proses rekonstruksi setidaknya dilakukan hingga tujuh operasi, yakni pertama operasi soft tissue untuk mengecilkan celah sumbing di wajah, operasi langit langit mulut sebelum umur satu tahun, operasi celah gusi, operasi perbaikan bentuk wajah atau touch up pada usia sembilan tahun, dan pada usia 17 tahun akan dilakukan operas pembentukan rahang dan kemudian rekonstruksi hidung.

“Saat ini kita baru bisa tapping soft tissu, untuk memperkecil celah sumbingnya yang mungkin akan dilakukan dalam waktu 1-2 bulan ini. Setelah itu masih banyak rekonstruksi lainnya hingga usia 17 tahun."

Magda mengatakan kasus semacam ini sebenarnya banyak terjadi di Indonesia. Di RSUD Dr Soetomo, dikatakan Magda, setidaknya ada 10 kasus per bulan yang dirujuk. Namun kasus lain, tidak banyak yang terselesaikan hingga rekonstruksi akhir. Sedangkan, kasus Pandhu ini memang termasuk yang sangat sulit dan kompleks.

“Ada 10 lah setidaknya yang dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Tapi memang banyak yang tidak terekspos dan tidak selesai hingga akhir karena memang membutuhkan biaya yang sangat tinggi,” katanya.

Selain itu, tim rekonstruksinya memastikan, selama perawatan panjang kondisi tumbuh kembang dan nutrisi juga menjadi perhatian utama selain serangkaian operasi yang akan dijalani Pandhu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini