Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam

perahu nelayan karam di perairan Desa Pakamban Laok, Sumenep, pada Jumat (10/07/2026) akibat kehilangan keseimbangan.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:52 WIB
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
Ilustrasi Mayat. Perahu nelayan karam di perairan Desa Pakamban Laok, Sumenep, pada Jumat (10/07/2026) akibat kehilangan keseimbangan. [unsplash/john hendrick]
Baca 10 detik
  • Sebuah perahu nelayan karam di perairan Desa Pakamban Laok, Sumenep, pada Jumat (10/07/2026) akibat kehilangan keseimbangan.
  • Insiden tersebut melibatkan empat orang penumpang, di mana tiga orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas.
  • Seorang nelayan senior bernama M Rusdi dinyatakan meninggal dunia setelah diduga kehabisan tenaga saat di air.

SuaraJatim.id - Kecelakaan terjadi di perairan Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jumat (10/07/2026). Perahu nelayan karam yang menimbulkan satu korban jiwa.

Peristiwa ini bermula ketika M Rusdi (72), seorang nelayan senior, berangkat melaut dengan semangat yang sama seperti puluhan tahun sebelumnya.

Namun kali ini berbeda. Dia tak sendiri. Di atas perahu fiber berukuran lima meter itu, ia membawa sepupunya, Bustomi, serta dua cucu Bustomi yang masih belia yakni Ulfa Lailatul Husna (13) dan si kecil Ahmad Habibi yang baru berusia lima tahun.

Bencana datang begitu cepat di perairan Desa Pakamban Laok. Saat matahari mulai meninggi dan proses pemasangan jaring sedang berlangsung, sebuah gerakan tak sengaja mengubah segalanya. Rusdi melangkah ke sisi perahu, membuat keseimbangan rakitan fiber itu goyah seketika.

Baca Juga:Tragedi Berdarah di Parit Sawah: Misteri Luka Sayat di Leher Buyani yang Menggegerkan Sumenep

Dalam hitungan detik, perahu itu terbalik. Empat nyawa, termasuk dua anak di bawah umur, terhempas ke dinginnya air laut. Di tengah kepanikan dan deburan ombak, mereka berjuang untuk tetap mengapung, bertaruh nyawa di tengah luasnya samudera.

Harapan muncul di ufuk saat Musliyanto, alias P Rizki, melintas di sekitar lokasi. Nelayan pencari rajungan itu terperanjat melihat empat raga terombang-ambing di dekat bangkai perahu yang karam. Tanpa pikir panjang, ia memacu perahunya dan melakukan evakuasi dramatis.

Satu per satu korban ditarik dari dekapan maut. Ulfa dan Ahmad Habibi berhasil diselamatkan, begitu pula dengan Bustomi.

Namun, saat tubuh renta Rusdi diangkat ke atas geladak, suasana haru berubah menjadi duka mendalam. Tubuh sang kakek sudah tak lagi bergerak.

"Setelah dilakukan pengecekan, M Rusdi diketahui telah meninggal dunia. Diduga korban kehabisan tenaga saat berusaha bertahan di dalam air," ungkap Kapolsek Prenduan, AKP Hudi Susilo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga:20 Nyawa dalam Misteri: KMN Entok Hilang Kontak, Perairan Kangean Disisir Habis-habisan

Kepulangan mereka ke daratan disambut isak tangis. Bustomi segera dilarikan ke Puskesmas Pragaan untuk perawatan medis, sementara dua cucunya yang masih syok dirawat oleh pihak keluarga. Di sisi lain, jenazah Rusdi langsung dibawa ke rumah duka.

Meski kehilangan begitu berat, pihak keluarga menunjukkan ketegaran luar biasa. Mereka menolak proses autopsi dan memilih untuk segera memakamkan sang kakek, menerima kejadian ini sebagai takdir atau musibah murni kecelakaan laut.

"Kami mengimbau agar masyarakat senantiasa memperhatikan kondisi cuaca, kapasitas perahu, dan selalu menggunakan alat keselamatan. Risiko di laut tidak pernah bisa ditebak," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini