Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Nambangan Perak Surabaya

"Angin terus berputar, rumah seperti mau terbang."

Dwi Bowo Raharjo
Senin, 06 Januari 2020 | 22:45 WIB
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Nambangan Perak Surabaya
Angin puting beliung memporak-porandakan puluhan rumah di kampung Nambangan Perak gang Masjid Surabaya. (Suara.com/ Dimas Angga P)

SuaraJatim.id - Kampung Nambangan Perak, gang Masjid, RT 3 RW 2, Kelurahan Kedungcowek, Kecamatan Bulak Surabaya, Jawa Timur di porak-porandakan angin puting beliung. Sebanyak 20 rumah rusak, akibat angin yang mengamuk di sekitar kampung yang berada tepat di depan pantai Kenjeran Surabaya, Senin (6/1/2020).

Salah satu warga, yang rumahnya terdampak angin puting beliung, M. Rizky (20) mengatakan peristiwa tersebut terjadi seitar pukul 16.00 WIB.

"Jam 4 sore, mendung gelap tiba-tiba, terus angin kencang dususul hujan deras. Tadi pas ba'dah Ashar kejadiannya," ujarnya saat ditemui kontributor Suara.com di Surabaya di depan rumahnya.

Ia menuturkan, angin puting beliung terjadi sekitar 15 hingga 20 menit. Hingga ombak yang ada di pantai Kenjeran di depan rumah penduduk ikut naik, membuat keluarga M. Rizky ketakutan.

Baca Juga:Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Puluhan Tiang Listrik di Sidoarjo Tumbang

"Ombak tinggi ngeri, bersamaan dengan datangnya angin. Bahkan lautan enggak kelihatan sama sekali," imbuhnya.

Menurutnya, angin datang dari arah belakang rumahnya, menuju laut. Tak berhenti di situ, angin yang ada di laut berputar lagi balik ke kawasan perkampungan Nambangan Perak.

"Angin terus berputar, rumah seperti mau terbang. Terus kabel listrik putus," ucapnya menceritakan.

Sementara, Ketua RT setempat, Ayoga Aditya (30), membenarkan kejadian yang menyebabkan warga berhamburan keluar rumah. Warga yang keluar rumah, berkumpul di ujung gang, karena dirasa lebih aman.

"Terdampak 20 rumah, yang parah 3, atap jebol, listrik dipastikan putus sebagian, sehingga warga menggunakan lilin saat ini, sebagai penerangan," ungkapnya.

Baca Juga:Jakarta Diguyur Hujan Angin Disertai Petir dari Pagi Ini

Ia membenarkan, bahwa warga tadi keluar rumah, setelah angin dari segala penjuru mulai mengepung perkampungan Nambangan Perak. Menurut Ayoga, ini kejadian paling parah, sehingga warganya pun berlarian keluar rumah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini