alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siswi SMP Diperkosa Kusir Delman di Kandang Kuda, Teras, dan Kamar Mandi

Reza Gunadha Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:52 WIB

Siswi SMP Diperkosa Kusir Delman di Kandang Kuda, Teras, dan Kamar Mandi
Ilustrasi

Merasa aibnya tidak terbongkar, pelaku Fahmi kian berani, sehingga pencabulan itu terjadi sebanyak 3 kali, pertama di kandang kuda, di teras rumah

SuaraJatim.id - Siswi SMP di Bali berinisial IAW (15) menjadi korban pemerkosaan oleh pemuda berusia 25 tahun bernama Fahmi yang bekerja sebagai kusir delman.

Seperti diberitakan Beritabali.com—jaringan Suara.com, Jumat (24/1/2020), Fahmi memerkosa IAW sebanyak tiga kali, yakni di kandang kuda, teras rumah, hingga kamar mandi indekos.

Peristiwa pencabulan itu terjadi di seputaran Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, sekitar bulan November 2019.

Kasusnya kini ditangani jajaran petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar, setelah menerima laporan korban, Selasa (21/1/2020) malam. Sementara pelaku Fahmi masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Baca Juga: Siswi SMP Diperkosa Bergilir oleh 4 Siswa SMA sampai Pingsan

Korban kekinian trauma sehingga tak bersemangat pergi kesekolah. Kasus itu kali pertama diketahui setelah dia melaporkan perbuatan Fahmi ke orangtuanya, WN (37).

Menurut korban, pencabulan terhadap dirinya terjadi sekitar Bulan November 2019. Remaja asal Banyuwangi Jawa Timur itu mengenal pelaku Fahmi karena sama-sama tinggal di daerah sama.

Sebelum melampiaskan hasrat seksualnya, pelaku mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian ke orangtuanya.

Akibatnya, korban ketakutan. Merasa aibnya tidak terbongkar, pelaku Fahmi kian berani, sehingga pencabulan itu terjadi sebanyak 3 kali.

Setelah menerima laporan korban, petugas unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar langsung memeriksa keterangan saksi-saksi dan olah TKP. Namun hingga berita ini diunggah, pelaku Fahmi masih dalam pengejaran.

Baca Juga: Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandungnya Sendiri

Kasatreskrim Polresta Denpasar Komisaris Wayan Arta Ariawan mengakui sudah menerima laporan kasus tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait