Imbas Viral Hoaks Bakso Tikus di Madiun, Dampaknya Dirasakan Hingga Nganjuk

Setelah video hoaks bakso tikus viral di media sosial, omzet penjualannya menurun drastis.

Chandra Iswinarno
Selasa, 04 Februari 2020 | 14:44 WIB
Imbas Viral Hoaks Bakso Tikus di Madiun, Dampaknya Dirasakan Hingga Nganjuk
Warga berjejalan untuk membeli bakso di warung bakso milik Sugeng di Desa Kedongmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. [Solopos]

SuaraJatim.id - Imbas viral hoaks bakso berbahan daging tikus yang merugikan pemilik warung bakso di Desa Kedongmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun ternyata belum usai. Viralnya video hoaks tersebut ternyata juga berdampak pada pemilik usaha pembuatan bakso di Kabupaten Nganjuk.

Sugeng sang pemilik bakso di Desa Kedongmaron mengaku mengambil bakso dari salah satu pembuat makanan berbahan dasar daging tersebut di Kabupaten Nganjuk.

Pemilik usaha pembuatan bakso di Nganjuk, Nanang Setiawan, mengaku memang selama ini Sugeng memang mengambil bakso produksinya lewat pedagang yang ada di Saradan, Kabupaten Madiun. Namun setelah video hoaks bakso tikus viral di media sosial, omzet penjualannya menurun drastis.

Jika awalnya omzet penjualan baksonya berada di angka Rp 25 juta per hari, kini hanya mampu Rp 12 juta. Bahkan, penurunan omzet tersebut masih terus dirasakan hingga sekarang, meski perekam dan pengunggah video tersebut menyatakannya hoaks alias bohong.

Baca Juga:Imbas Video Hoaks Bakso Tikus, Warung Sugeng Sepi, Hanya Jual Tiga Mangkok

“Sampai sekarang masih dirasakan. Permintaan cukup lenggang sejak adanya video itu. Di Nganjuk dan daerah Jombang, isu bakso daging tikus ini masih viral dan diperbincangkan, ini sangat merugikan saya,” jelasnya seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Selasa (4/2/2020).

Bakso produksi Nanang, selama ini memang untuk memenuhi kebutuhan pedagang bakso di berbagai daerah sekitar, seperti Nganjuk, Jombang, hingga Kediri.

Akibat munculnya isu sensitif tersebut, Nanang langsung merasakan dampaknya.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Kapolres Madiun karena telah bergerak cepat dan menguji produk bakso saya. Ternyata hasilnya negatif dari daging tikus, boraks, dan formalin,” katanya.

Nanang yang juga menjadi Ketua Paguyuban Pedagang Bakso di Nganjuk, meminta kepada masyarakat agar tak langsung memvonis dan menyebar hoaks bakso tikus.

Baca Juga:Pelaku Penyebar Video Hoaks Bakso Tikus Minta Maaf, Begini Ceritanya

“Saya minta kepada masyarakat untuk tidak mudah memvonis dan menyebar berita bohong soal bakso tikus. Kasihan para pedagang bakso."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak