Berkenalan dengan Profesor Nidom Penemu Ramuan Jahe Anti Virus Corona

Pebriansyah Ariefana
Berkenalan dengan Profesor Nidom Penemu Ramuan Jahe Anti Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona. [Shutterstock]

Profesor Nidom pernah menjadi salah satu peneliti virus flu burung.

SuaraJatim.id - Profesor Dr drh Chairul Anwar Nidom, Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengatakan, bahwa virus corona (Covid -19) yang berasal dari Wuhan Hubei China ini dapat ditanggulangi dengan obat herbal yang biasa ditemui sehari-hari. Profesor Nidom adalah penemu ramuan anti virus corona.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Profesor Nidom pernah menjadi salah satu peneliti virus flu burung. Firus tersebut bisa dicegah dengan menkonsumsi tumbuhan Curcumin atau yang biasa disebut rempah-rempah atau empon-empon. Tumbuhan curcumin yakni jahe, temulawak, sereh, kunyit dan sejenisnya.

Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin Profesor Nidom Foundation menjelaskan, virus corona sejatinya tidak seganas flu burung yang mampu menyebabkan badai sitokin yang menyebabkan kerusakan paru.

"Pada dasarnya virus corona ini merupakan satu kingdom dengan influenza yang bisa ditangkal atau dicegah dengan Curcumin," ungkap Profesor Nidom kepada Suara.com, Senin (2/3/2020).

Ia mengatakan bahwa formulasi yang dibuat tidak jauh berbeda dengan penggunaan curcumin sehari hari. Yakni dengan penggunaan harian di makanan maupun minuman. Curcumin yang mudah ditemui sehari hari mampu meningkatkan antibodi dan menguatkan sel sel tubuh.

"Pada dasarnya formula obat ini bisa digunakan untuk preventif virus corona," lanjutnya.

Saat ini, Profesor Nidom pun sedang mengembangkan formulasi obat dari Curcumin ini dengan dasar formulasi dari virus flu burung tahun 2015 lalu. Dirinya berharap bisa meminta sampel virus corona dari pasien positif agar bisa membuat formulasinya.

"Kami memang baru bisa membuat formulasi yang tepat kalau sudah ada sample positif corona. Tapi ini kan baru kemarin ketemunya. Jadi kami juga butuh waktu, semuanya dikerjakan dengan teliti bertahap dan butuh proses. Tapi ini sepertinya tidak akan lama karena formulasi dasarnya sama dengan formula obat flu burung yakni Curcumin," tukasnya.

Sembari menunggu formulasi yang tepat, Profesor Nidom mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu panik dan stress meskipun sudah ada kasus positif corona di Indonesia.

"Jangan stress dan panik, karena itu bisa membuat daya tahan atau imun menurun. Tetap konsumsi Curcumin tiap hari. Karena pada dasarnya meningkatkan kekebalan tubuh adalah cara paling ampuh terhindar virus corona," pungkas Profesor Nidom.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS