Polda Jatim akan Tindak Tegas Pencuri Fasilitas Umum Pencegah Covid-19

Chandra Iswinarno
Polda Jatim akan Tindak Tegas Pencuri Fasilitas Umum Pencegah Covid-19
Tempat sabun cari yang dipasang Pemkab Jember saat marak wabah Corona. (istimewa).

Truno juga berpesan, untuk bersama memerangi atau mencegah penyebaran Covid-19 dengan hidup bersih dan sehat.

SuaraJatim.id - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas umum seperti hand sanitizer atau sabun yang disediakan di tempat umum sesuai kebutuhan.

Namun, dia menyampaikan jangan kemudian fasilitas yang disediakan saat ini, bukan untuk dikuasai atau dibawa pulang.

Hal itu menyusul adanya dugaan pencurian sabun cuci tangan (hand soap) beserta tempatnya yang terjadi di Alun-alun Jember, yang diperuntukkan mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) dengan cara hidup bersih.

"Harusnya masyarakat bijak menggunakan fasilitas umum untuk pencegahan Covid-19. Jika mengambil barang yang bukan miliknya tentu ada pidananya. Itu masuk kategori pencurian dan jelas pasalnya. Penegakan hukum pasti akan kita terapkan untuk masyarakat yang melanggar undang-undang," tegas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko pada Rabu (25/3/2020).

Truno juga berpesan, untuk bersama memerangi atau mencegah penyebaran Covid-19 dengan hidup bersih dan sehat. Selain itu, maklumat Kapolri juga harus diindahkan agar memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan tersebut.

"Maklumat Kapolri jelas. Tidak melakukan kegiatan yang mengundang berkumpulnya massa dan hidup sehat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid. Mari kita bersama-sama melawan Covid," pintanya.

Untuk diketahui, tempat sabun cair yang dipasang di alun-alun Jember raib diduga digondol maling. Hilangnya tempat sabun dan isinya ini diumumkan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Jember Gatot Triyono di media sosial.

Wis ilang sabune lur. Ayo sama-sama menjaga ini milik bersama untuk kepentingan bersama. Kita lawan Covid-19 dengan hidup bersih dan sehat,” tulis Gatot seperti diwartakan Berita Jatim, Rabu (25/3/2020).

Gatot mengatakan, tempat sabun dipasang di enam titik pada Sabtu (21/3/2020). Selain sabun, ada wastafel, tisu, dan tempat sampah.

“Dua hari kemudian tempat sabun dan isinya hilang. Tapi ini sudah kami cukupi lagi,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS