Gegara Pasien Corona Berbohong, RS di Kediri Kekurangan 15 Tenaga Medis

Dari pengakuan pasien, kata Zainul, yang bersangkutan mengakui tidak mengaku pernah ke wilayah episentrum Covid-19.

Chandra Iswinarno
Senin, 13 April 2020 | 17:49 WIB
Gegara Pasien Corona Berbohong, RS di Kediri Kekurangan 15 Tenaga Medis
Saat simulasi penanganan penumpang yang terinfeksi Virus Corona di Bandara Ahmad Yani Semarang (Suara.com/Dafi Yusuf).

SuaraJatim.id - Sebanyak 15 tenaga medis Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan Kota Kediri menjalani isolasi mandiri. Gegaranya mereka kontak dengan seorang pasien covid-19 yang berbohong saat diperiksa.

Direktur RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri Zainul Arifin menjelaskan, sekitar 10 hari yang lalu datang seorang pasien yang memiliki gejala Covid-19. Dari pengakuan pasien, kata Zainul, yang bersangkutan mengakui tidak mengaku pernah ke wilayah episentrum Covid-19.

"Sekira 10 hari lalu ada pasien yang mengeluhkan tanda-tanda ke arah Covid-19, namun ia tidak jujur mengatakan semuanya," jelas Zainul kepada wartawan di Kota Kediri, Senin (13/4/2020).

Menurut Zainul, sejumlah petugas medis RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) saat memeriksa si pasien. Petugas memperlakukannya layaknya orang dalam pemantauan (ODP).

Baca Juga:Pasien Positif Virus Corona di Aceh Sembuh

Baru setelah dilakukan tes swab diketahui si pasien positif Covid-19. Mengacu pada standar operasional prosedur (SOP), petugas medis yang kontak erat dengannya harus menjalani isolasi mandiri sembari menunggu hasil tes.

Kini ke-15 petugas medis RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri yang kontak dengan si pasien telah mengisolasi diri selama empat hari. Mereka masih akan mengisolasi sampai 10 hari ke depan untuk mengantisipasi penularan.

"Akhirnya kini kami (RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri) kekurangan 15 orang tenaga medis yang sangat kami butuhkan. Makanya kami mohon masyarakat (yang berobat) harus jujur mengatakan semuanya," katanya.

Agar kasus serupa tak terulang, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta masyarakat jujur dalam menyampaikan informasi ke petugas medis. Sebab, informasi tidak benar justru akan merugikan banyak pihak.

"Untuk seluruh warga Kota Kediri saya mohon, sampaikan semua data ke petugas medis dengan sejujur-jujurnya, keluhannya, pernah singgah di mana saja. Ini penting untuk memutus rantai penularan Covid-19," ujarnya.

Baca Juga:Mantap! Sudah Tak Ada Pasien Positif Virus Corona di Aceh

Sejauh ini ada enam pasien positif Covid-19 di Kota Kediri dengan dua di antaranya telah sembuh. Selain itu, ada enam pasien dalam pengawasan (PDP), 160 ODP dan 1.151 orang sehat dalam risiko (ODR).

Kontributor : Usman Hadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini