Mushaf Al Quran Tua dari Abad ke-15 Ditemukan di Situbondo, Ditulis Tangan

Seorang pemerhati sejarah asal Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Abdul Halek menyimpan Al Quran kuno tulisan tangan itu.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 11 Mei 2020 | 10:21 WIB
Mushaf Al Quran Tua dari Abad ke-15 Ditemukan di Situbondo, Ditulis Tangan
Sebuah Mushaf Al Quran tua ditemukan di Situbondo, Jawa Timur (Jatimnet)

SuaraJatim.id - Sebuah Mushaf Al Quran tua ditemukan di Situbondo, Jawa Timur. Al Quran itu diprediksi ditulis sekitar abad 15.

Mushaf Al Quran tua itu ditulis dengan menggunakan tangan. Seorang pemerhati sejarah asal Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Abdul Halek menyimpan Al Quran kuno tulisan tangan itu. Selain ditulis dengan tulisan tangan, media menulisnya masih menggunakan lembaran dari kulit pohon.

Halek mendapatkan Alquran tersebut dari salah seorang petani di Kecamatan Panji, Situbondo.

“Saya beli dari seorang petani. Karena kurang terawat, ada sekitar 10 persen bagian mushaf Quran sudah rusak,” ujar Halek, Minggu (10/5/2020).

Baca Juga:Non Muslim, Bertrand Antolin Bagikan 300 Al-Quran Bareng Dewi Sandra

Media menulisnya diperkirakan menggunakan daluang atau deluwang atau lembaran tipis yang dibuat dari kulit pohon daluang (broussonetia papyrifera) atau mulberry.

Sebuah Mushaf Al Quran tua ditemukan di Situbondo, Jawa Timur (Jatimnet)
Sebuah Mushaf Al Quran tua ditemukan di Situbondo, Jawa Timur (Jatimnet)

Deluwang juga sering disebut sebagai paper (kertas) mulberry. Kulit pohon ini sering dipakai untuk keperluan menulis dan bahkan dipakai untuk bahan pembuatan pakaian sebelum industri tekstil muncul.

Sayangnya, tidak ada petunjuk siapa penulisnya dan kapan Al Quran ini ditulis. Sampulnya juga sudah rusak. Ia berencana menyerahkan Al Quran tersebut ke perpustakaan di desanya agar dijadikan literasi bagi masyarakat yang mau mendalami tentang sejarah.

“Saya banyak sekali koleksi buku-buku kono. Semuanya akan saya serahkan ke perpustakaan agar dijadikan bahan literasi,” katanya.

Halek mengaku suka mengoleksi benda-benda bersejarah. Selain berupa buku dan kitab-kitab, ia juga mengoleksi benda-benda kuono termasuk yang masih berhubungan dengan sejarah Kabupaten Situbondo. Menurutnya, mengoleksi benda bersejarah sebagai bentuk melestarikan peradaban peninggalan leluhur.

Baca Juga:Inul Daratista Girang Tahu Anaknya Pandai Baca Al-Quran

“Bila benda bersejarah ini tidak ada yang peduli, kita akan kesulitan mengenal sejarah masa lalu kita sendiri,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak