PMI Jember Akui Pernah Tertipu Pasutri Calon Pembeli Rumah Anang-Ashanty

Rizki Nurmansyah
PMI Jember Akui Pernah Tertipu Pasutri Calon Pembeli Rumah Anang-Ashanty
Ashanty mengunggah potretnya bersama calon pembeli rumahnya via laman sosial Instagram [Instagram: @ashanty_ash].

Pasangan selebriti Anang dan Ashanty nyaris jadi korban penipuan pasutri yang mengaku berasal dari Jember.

SuaraJatim.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember mengakui pernah menjadi korban penipuan pasangan suami istri (pasutri) yang berniat membeli rumah penyanyi Anang Hermansyah dan Ashanty.

Sebelumnya, lewat Insta Story, Ashanty menyinggung nama PMI Jember sebagai korban dari penipuan pasutri asal Jember itu yang berniat membeli rumahnya dan Anang.

Diketahui pasangan selebritas Anang Hermansyah dan Ashanty berniat menjual rumahnya di Cinere. Setelah enam bulan ditawarkan, munculah pasutri yang mengaku berasal dari Jember berniat membeli secara tunai rumah mewah seharga Rp 35 miliar tersebut tanpa proses tawar-menawar.

Merasa curiga, Anang tidak mau melepas surat-surat rumah hingga mendapat informasi tentang calon pembelinya.

Ia pun mengetahui pasangan penipu tersebut pernah diberitakan memberikan bantuan dalam jumlah fantastis kepada PMI yang ternyata tidak pernah direalisasikan.

"Saya percaya ibu dan bapak akan bayar tunai rumah kita, tapi pas saya cek ke PMI (Jember) mereka di prank kalian. Bantuan 200 M hanya ilusi, bahkan berani foto depan ibu bupati," tulis Ashanty, Jumat (17/7/2020).

Insta Story Ashanty. [Instagram@ashanty_ash]
Insta Story Ashanty. [Instagram@ashanty_ash]

Menanggapi hal itu PMI Jember membenarkan postingan bibi dari Millendaru tersebut.

Penipu calon pembeli rumah Anang-Ashanty pernah mengatakan berniat memberikan donasi pada akhir 2019 namun tidak pernah diterima.

Saat itu pasutri yang mengaku bernama Haduri Wijaya bin H. Mustofa dan Istrinya Rita Hapsari Ningtyas mengikuti kegiatan PMI dan mengatakan akan memberi donasi pada PMI Jember, PMI Sidoarjo dab PMI Provinsi Jawa Timur.

Pasangan yang mengaku sebagai pengusaha tambang di Papua dan memiliki 300 hotel berkelas di berbagai negara tersebut, juga sempat secara simbolis memberi nilai sumbangan Rp 16 Miliar pada PMI Jember dan Rp 200 miliar pada PMI Jawa Timur.

Penandatangan penyerahan bantuan kepada PMI Jawa Timur dan PMI Jember. [Ist]
Penandatangan penyerahan bantuan kepada PMI Jawa Timur dan PMI Jember. [Ist]

"Memang Mbak Ashanty menghubungi saya. Saya tegaskan, sampai sekarang kami di PMI Jember tidak menerima uang yang katanya mau disumbangkan tersebut. Sampai saat ini kami tidak terima sepeser pun," jelas Humas PMI Cabang Jember Ghufron Eviyan Efendi, Sabtu (18/7/2020)

Gufron menambahkan PMI Jember akan selalu terbuka terkait sumbangan yang diterima berapa pun jumlahnya.

Terkait pasutri tersebut, Gufron mengaku tidak mengenal dekat. Hanya berdasar penuturan mereka saat berkunjung ke kantor PMI, keduanya mengaku bukan orang Jember. Mereka sendiri yang datang ke kantor PMI.

"Pada kami ngakunya bukan orang Jember. Alamat yang mereka pakai alamat kantor dan bukan di Jember, kontaknya juga sudah tidak aktif," ungkap Gufron.

PMI Jember mengaku tidak terlalu memusingkan terkait bantuan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi.

Sebab PMI tidak kehilangan apa pun untuk mendapat bantuan tersebut.

Kabar pasutri terduga pelaku penipuan itu kembali mencuat saat mereka dicurigai berniat menipu pasangan selebriti Anang-Ashanty.

Kontributor : Nurul Aini

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS