Kantor DPRD Probolinggo Ditutup karena Ada Pegawai Positif Corona

Sementara 30 anggota DPRD Kota Probolinggo dan puluhan pegawai di sekretariat dewan sudah menjalani tes cepat dan tes usap COVID-19 di Kantor DPRD setempat.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 21 Juli 2020 | 14:59 WIB
Kantor DPRD Probolinggo Ditutup karena Ada Pegawai Positif Corona
Kantor DPRD Probolinggo (Antara)

SuaraJatim.id - Kantor Sekretariat DPRD Kota Probolinggo, Jawa Timur ditutup setelah ada salah pegawai di sana yang positif virus corona. Penutupan akan dilakukan sementara waktu selama 14 hari sejak 20 Juli hingga 2 Agustus 2020.

Sementara 30 anggota DPRD Kota Probolinggo dan puluhan pegawai di sekretariat dewan sudah menjalani tes cepat dan tes usap COVID-19 di Kantor DPRD setempat.

"Selama 14 hari kami bekerja di rumah karena ada pegawai di DPRD Kota Probolinggo terkonfirmasi positif terpapar virus Corona, sehingga baru masuk kantor pada 3 Agustus 2020," kata Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Probolinggo Mardi Prihartini saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya di Kota Probolinggo, Selasa.

Tes corona itu dilakukan, Senin (20/7/2020) kemarin. Tapi ada pegawai yang tidak datang. Sehingga baru menjalani tes cepat dan tes usap di puskesmas setempat pada Selasa ini.

Baca Juga:Langgar Pakai Masker Bisa Picu Gelombang Kedua Virus Corona, Ini Sebabnya!

"Kami masih belum tahu hasil tes usapnya karena biasanya hasil dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Surabaya keluar setelah beberapa hari kemudian, sehingga kami masih menunggu," tuturnya.

Meskipun kantornya tutup, lanjut dia, seluruh ASN dan pegawai tidak tetap di lingkungan Kantor DPRD Kota Probolinggo tetap bekerja dari rumah dan menyelesaikan pekerjaan yang biasa dilakukan.

"Apabila kami membutuhkan sejumlah dokumen yang ada di kantor, kami tetap datang ke DPRD Kota Probolinggo dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Ia menjelaskan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melakukan penyemprotan di seluruh ruangan DPRD Kota Probolinggo pada Selasa ini.

"Dengan penyemprotan disinfektan di DPRD Kota Probolinggo dan semua anggota dewan, serta pegawai bekerja di rumah selama 14 hari diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Corona," ujarnya.

Baca Juga:Warga Pontianak Sudah Boleh Gelar Pesta Pernikahan, Bahkan Pakai Hiburan

Sementara Plt Kepala Dinkes Kota Probolinggo dr Nurul H. Hidayati mengatakan seluruh anggota DPRD Kota Probolinggo dan pegawainya sudah dilakukan tes usap sesuai dengan prosedur karena ada yang terpapar virus Corona.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini