Cawali Surabaya Machfud Arifin Akui Dirinya Positif Covid-19

Machfud juga absen dari berbagai acara dan diwakili oleh timnya seperti pengambilan B1 KWK sebagai pengusungan dari partai politik.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 11 September 2020 | 14:53 WIB
Cawali Surabaya Machfud Arifin Akui Dirinya Positif Covid-19
Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (kiri). [Tangkapan Layar]

SuaraJatim.id - Tabir misteri nama Calon Wali Kota Surabaya yang disebut-sebut komisi pemilihan umum (KPU) setempat terkena Virus Corona atau Covid-19 akhirnya terkuat. Machfud Arifin, Calon Wali Kota Surabaya yang diusung beberapa partai politik itu mengakui jika dirinya berstatus positf Covid-19.

Pernyataan itu disampaikannya saat menggelar konferensi pers secara virtual melalui zoom, Jumat (11/9/2020).

Machfud menjelaskan, kronologis dirinya bisa sampai tertular virus asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei China.

Awalnya pada 22 Agustus 2020, orang dekat mantan Kapolda Jatim ini memiliki istri yang memiliki masalah kesehatan atau gejala seperti Covid-19. Namun, hal itu terlambat diceritakan.

Baca Juga:Pernyataan KPU Kota Surabaya Tak Jelas, Bikin Tim MA-Mujiaman Mangkel

"Orang di ring 1 saya, yang setiap hari sama saya, dia baru cerita kalau istrinya kena masalah kesehtana. Saya bilang tolong diurus dulu istrinya saya bisa jalan sendiri. Ini hampir tiap hari sama saya. Apalagi Jumat sabtu Minggu satu hari bisa 9-10 titik untuk menyapa warga," katanya.

"Ternyata memang istrinya kena itu hari Jumat. Kemudian hari Senin saya mendengar yang bersangkutan juga kena. Saya punya inisiatif untuk melakukan kontrol sendiri di dokter karena saat itu suara saya hilang," tambahnya.

Machfud kemudian berinisiatif memeriksakan diri untuk rapid test hingga foto thorax. Namun, hasilnya pun negatif.

Kemudian pada 26 Agustus dia melakukan swab dan hasilnya ternyata positif Covid-19 tanpa gejala (OTG).

"Saya melakukan pembatasan diri. Saya tidur di tempat sendiri, di lantai 2, istri di lantai 1 dan alhamdulillah nyonya saya dan anak saya negatif," ucapnya.

Baca Juga:KPU Minta Machfud-Mujiman Tes Gelombang Dua, PDIP: Ini Maksudnya Apa?

Machfud juga absen dari berbagai acara dan diwakili oleh timnya seperti pengambilan B1 KWK sebagai pengusungan dari partai politik.

Selama satu pekan, dia menjalani masa perawatan dan mencoba melakukan tes swab kembali pada 29 Agustus 2020.

"Hasil swabnya masih positif OTG. Saya minum obat selama seminggu lagi dan pada tanggal 5 September 2020 saya swab dinyatakan negatif," paparnya.

Kemudian pada 6 September 2020 Machfud melakukan pendaftaran ke KPU Surabaya bersama dengan Mujiaman.

Meski sudah dinyatakan negatif, mereka berdua menggunakan masker dan face shield sebagai bentuk pencegahan.

"Saya juga pakai sarung tangan waktu mendaftar. Dalam kondisi saya saat itu juga tidak ada gangguan sama sekali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak