Rekaman itu juga tidak menampilkan secara jelas wajah maupun ciri-ciri pelaku. Informasinya, saat pelemparan itu terjadi, Kantor KPU di jakaga oleh dua orang satpam dan satu personil polisi.
Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya tersebut menambahkan segala kejadian di luar tahapan selama Pilkada perlu disikapi dengan bijak. Sedangkan soal kemungkinan adanya tindak pidana dalam peristiwa kiriman kembang setaman dan boneka ditusuk jarum dan benang perlu dikaji kembali.
"Nah itu kita kaji dulu ya, karena saya nggak mau terjebak dengan kata-kata teror ya. Karena teror itu kan hukumnya jelas menimbulkan ketakutan berlebihan.
Tapi yang jelas kita mendapatkan informasi itu bahwa ada sopir, pulang, dia melapor ke bosnya, kemudian diperintahkan di buang," katanya memungkasi.
Baca Juga:Serem! Kantor KPU Blitar Diteror Santet
Kontributor : Farian