Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ngeri! Lagi-Lagi Jebakan Listrik Bukannya Bunuh Tikus, Tapi Orang

Muhammad Taufiq Selasa, 15 September 2020 | 17:39 WIB

Ngeri! Lagi-Lagi Jebakan Listrik Bukannya Bunuh Tikus, Tapi Orang
Seorang warga di Ngawi tewas tersengat jebakan tikus, Selasa (15/09/2020) (Foto: Suaraindonesia)

Pemilik sawah yang memasang jebakan tikus ditangkap polisi

SuaraJatim.id - Lagi-lagi orang meninggal karena kena jebakan tikus listrik. Agaknya peristiwa tewasnya warga geneng akibat jebakan tikus beraliran listrik beberapa hari lalu tidak membuat jera para pemilik sawah.

Seharusnya kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran agar tidak memasang jebakan yang sudah berulang kali merenggut nyawa manusia tersebut.

Meskipun demikian para pemilik sawah seolah mengacuhkan imbauan dari kepolisian sehingga masih ada saja yang melakukan pemasangan jebakan tikus dengan dalih sebagai penangkal agar tanaman padinya aman dari serangan hama tikus.

Tapi fakta berkata lain, justru jebakan tikus yang mereka pasang telah memakan korban nyawa manusia, yang pada akhirnya pemilik sawah pun juga harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggungjawabkan perilakunya karena telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Setelah kasus Dusun Sambirobyong, Desa/Kecamatan Geneng yang menewaskan Aris Mawardi (46) dan pihak Polres Ngawi sudah mengamankan serta melakukan penahanan pemasang jebakan tikus, kini hal serupa kembali terjadi.

Kali ini korbannya adalah pemilik sawah itu sendiri. Yakni Paniran (40) warga Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi ditemukan tak bernyawa di area pematang sawah pada Selasa (15/9/2020).

Suwandi yang merupakan saksi atas kejadian tersebut mengatakan kondisi korban saat ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka bakar di tubuh korban akibat sengatan aliran listrik.

"Saat ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB. Korban dalam keadaan terlentang, tubuh korban penuh luka bakar dan sudah tidak bernyawa," ujar Suwandi, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jaringan media suara.com.

Kapolsek Pangkur AKP Subandi kepada awak media membenarkan atas peristiwa tragis tersebut, dan pihaknya sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

"Hasil olah TKP bahwa Kejadian itu benar apa adanya, korban meninggal karena tersengat aliran listrik jebakan tikus, dimana korban merupakan pemilik sawah itu sendiri demikian juga sebagai pemasang alat jebakan tikus yang dialiri listrik," kata Kapolsek Pangkur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait