alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mengenal Tradisi Unik Malam Tahun Baru di 9 Negara

Vania Rossa | Dinda Rachmawati Kamis, 31 Desember 2020 | 17:12 WIB

Mengenal Tradisi Unik Malam Tahun Baru di 9 Negara
Perayaan Tahun Baru (Envato)

Tak sekadar berpesta dan menyalakan kembang api, 9 negara ini punya tradisi unik dalam merayakan pergantian tahun. Apa saja?

SuaraJatim.id - Malam tahun baru dirayakan dengan beragam cara dan kebiasaan. Di Jepang, misalnya, tahun baru dirayakan dengan bersih-bersih rumah sebagai simbol membuang segala sesuatu yang lama, dan bersiap dengan segala sesuatu yang baru. Malam pergantian tahun juga kerap dimanfaatkan untuk refleksi diri atau juga berdoa mengharapkan keberuntungan pada tahun yang baru.

Nah, di seluruh dunia, terdapat berbagai budaya dalam menyambut perubahan kalender dengan tradisi Tahun Baru yang unik. Berikut adalah beberapa tradisi unik dalam merayakan malam tahun baru di 9 negara, dikutip dari Worldstrides.

Spanyol
Kebiasaan di Spanyol adalah memakan 12 buah anggur. Satu buah dimakan setiap jam pada tengah malam saat malam tahun baru. Kepercayaan orang Spanyol bahwa setiap anggur mewakili keberuntungan selama satu bulan di tahun yang akan datang. Di kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona, orang-orang berkumpul di alun-alun utama untuk makan buah anggur mereka bersama-sama dan membagikan botol cava.

Kolumbia
Dengan harapan tahun baru yang penuh perjalanan, penduduk Kolombia membawa koper kosong di sekitar blok.

Baca Juga: Sambut Malam Tahun Baru, Google Rayakan Lewat Doodle Menggemaskan

Denmark
Penduduk Denmark menyambut malam tahun baru dengan melemparkan piring dan gelas tua ke pintu keluarga dan teman untuk mengusir roh jahat. Mereka juga berdiri di kursi dan melompat bersama pada tengah malam. Kegiatan itu sebagai penanda untuk melompat ke Januari dengan harapan mendapatkan keberuntungan.

Finlandia
Di Finlandia, orang meramalkan tahun yang akan datang dengan memasukkan timah cair ke dalam wadah berisi air, kemudian menafsirkan bentuk logam setelah pengerasan. Jika pengerasan berubah bentuk jadi hati atau cincin, itu berarti pernikahan. Sementara kapal meramalkan perjalanan, dan seekor babi menyatakan akan ada banyak makanan.

Panama
Untuk mengusir roh jahat dan mengawali tahun yang baru, masyarakat di Panama membakar patung (muñecos) orang-orang terkenal seperti tokoh televisi dan tokoh politik di Panama. Kegiatan itu telah menjadi tradisi sekian tahun. Patung-patung itu dimaksudkan untuk mewakili tahun tua.

Skotlandia
Selama perayaan malam tahun baru Skotlandia di Hogmanay, "pijakan pertama" dipraktikkan di seluruh negeri. Orang pertama yang melewati ambang pintu rumah di tahun baru harus membawa hadiah keberuntungan. Orang Skotlandia juga mengadakan upacara api unggun di mana orang-orang berparade sambil mengayunkan bola api raksasa di tiang, yang konon merupakan simbol matahari, untuk memurnikan tahun yang akan datang.

Filipina
Saat malam tahun baru akan banyak dijumpai benda bentuk bulat di seluruh Filipina. Benda itu sebagai perwakilan koin yang melambangkan kemakmuran di tahun mendatang. Banyak keluarga memajang tumpukan buah di meja makan mereka dan beberapa makan tepat 12 buah bundar (anggur adalah yang paling umum) pada tengah malam. Banyak juga yang memakai pakaian polkadot untuk keberuntungan.

Baca Juga: Malam Tahun Baru Bakal Sepi, Warga Tangsel Dilarang Pesta Kembang Api

Brasil
Di Brasil, serta negara-negara Amerika Tengah dan Selatan lainnya seperti Ekuador, Bolivia, dan Venezuela, dianggap beruntung mengenakan pakaian dalam khusus pada malam Tahun Baru. Warna paling populer adalah merah, dianggap membawa cinta di tahun baru, dan kuning dianggap membawa uang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait