"Selain itu, ada sejumlah fasilitas umum di Desa Tempuran yang terendam banjir. Yakin Balai Desa Tempuran, SDN Tempuran dan gereja. Ketinggian air antara 20 cm sampai 40 cm. Total rumah terdampak banjir di dua dusun itu sebanyak 163 unit," urainya.
Selain merendam rumah warga dan fasilitas umum, lanjut Zaini, air bah juga merendam area persawahan milik warga dengan jenis tanaman padi seluas kurang lebih 50 hektar. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto juga telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat
"Posko Laporan Tanggap Darurat di dirikan di Balai Desa Tempuran, memfasilitasi logistik untuk Tim Destana dan perempuan tangguh Desa Tempuran. Dapur Umum yang didirikan Dinsos sejak Senin kemarin menyiapkan 300 nasi bungkus. Kami juga mengirim bantuan air bersih ke warga terdampak," katanya.
Baca Juga:Pemukiman di Samarinda Diterjang Banjir Bandang, Petugas Evakuasi Warga