alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Warga Baduy Saat Dapat Bantuan Sosial Tunai dari Pemerintah

Erick Tanjung Kamis, 21 Januari 2021 | 12:18 WIB

Cerita Warga Baduy Saat Dapat Bantuan Sosial Tunai dari Pemerintah
Masyarakat adat Baduy. [Antara Foto/Muhammad Bagus Khoirunas]

Juhedi berjualan bahan pokok di rumahnya dan menikmati peningkatan omzet setelah mendapatkan bantuan sosial tunai senilai Rp300 ribu.

SuaraJatim.id - Masyarakat adat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, mendapat bantuan sosial tunai. Bantuan itu merupakan program pemerintah bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Juhedi (45), warga Baduy di Kampung Kadu Ketug III, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis (21/1/2021), mengatakan bahwa bantuan pemerintah tersebut bisa membantu menggerakkan perekonomian warga Baduy.

Juhedi berjualan bahan pokok di rumahnya dan menikmati peningkatan omzet setelah mendapatkan bantuan sosial tunai senilai Rp300 ribu per bulan per keluarga penerima manfaat.

"Kami sendiri omzet penjualan meningkat setelah adanya penyaluran dana BST," kata Juhedi.

Baca Juga: Pemprov DKI Batasi Pembagian BST, Hanya 500 Orang Tiap Lokasi

Santi (45), warga Baduy yang lain, menggunakan bantuan dana dari pemerintah untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok termasuk beras pada masa kunjungan wisatawan ke permukiman Baduy turun akibat pandemi Covid-19.

Penurunan kunjungan wisatawan ke permukiman Baduy semasa pandemi membuat warga tidak bisa menjual produk kerajinan Baduy seperti kain tenun, selendang, golok, dan tas koja.

Kepala Desa Kanekes Jaro Saija mengatakan bahwa seluruh anggota masyarakat Baduy menerima bantuan sosial tunai atau BST dari pemerintah. Bantuan tersebut dibagikan langsung oleh perwakilan dari perkampungan warga Baduy.

"Kami tidak membagikan dana BST di kantor desa, karena akan terjadi kerumunan," katanya.

Menurut Manajer Dukungan Umum Kantor Pos Rangkasbitung, Susan Ratna Dewi mengatakan bahwa kantor pos menyalurkan Rp43 miliar dana BST kepada 144.803 keluarga penerima manfaat, termasuk di dalamnya warga Baduy. (Antara)

Baca Juga: Jembatan dan Jalan Rusak Karena Banjir, Pemkab Lebak Perlu Rp19,8 Miliar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait