alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembunuh Terapis Mojokerto Masih Buron, Begini Sketsa Wajah Pelaku

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:04 WIB

Pembunuh Terapis Mojokerto Masih Buron, Begini Sketsa Wajah Pelaku
Sketsa pelaku pembunuh terapis di Mojokerto. [Foto: Times Indonesia]

Polisi mengimbau agar masyarakat ikut membantu melaporkan apabila mengenali sketsa wajah dan ciri-ciri dari identitas pelaku kasus pembunuhan terapis di Mojokerto tersebut.

SuaraJatim.id - Pelaku kasus pembunuhan terapis perempuan masih buron. Polresta Mojokerto sedang memburu pelaku diduga pasien korban itu dengan menyebar sketsa wajah.

Seperti diberitakan, seorang terapis wanita berinisial A ditemukan tewas akibat pembunuhan yang dilakukan pasiennya. Hal tersebut terjadi di Berkah di pinggir Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, pada 4 Februari lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Kota Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, bahwa telah berhasil mengumpulkan sejumlah data dari saksi dan kamera pengawas atau CCTV. Kemudian dibuat sketsa wajah untuk mempermudah pencarian pelaku.

"Sketsa wajah ini kami buat untuk mempermudah. Masyarakat bisa melaporkan karena disini tercantum 0321 330677 Call center 110. Sketsa wajah akan disebarkan di tempat umum," terang AKBP Deddy Supriadi, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring Suara.com, Jumat.

Baca Juga: Jalan Cinta Katijo dan Katiyah Terhenti Akibat Kecelakaan Maut di Mojokerto

Masyarakat diimbau untuk ikut membantu melaporkan apabila mengenali sketsa wajah dan ciri-ciri dari identitas pelaku tersebut.

Ciri-ciri pelaku yaitu berwajah oval, kulit sawo matang, berambut ikal, usia sekitar 25-30 tahun, tinggi badan 165 cm, bertubuh kurus dan saat melakukan aksinya pelaku menggunakan sepeda motor honda beat berwarna pink.

Sementara itu, Tim Forensik RS Bhayangkara berhasil mengungkap kronologi kematian terapis di Jetis. Pada jenazah korban terdapat luka akibat benda tajam yang menembus dengan kedalaman 15 cm dan panjang 7 cm.

"Tim forensik RS Bhayangkara menemukan luka akibat benda tajam. P 7 cm Dalam 15 cm luka tembus ke tenggorakan. Alat yang digunakan. pisau 25 cm, apakah ada di TKP atau pelaku membawa," sambung dia.

Baca Juga: Tragis! Pengantin Baru Tewas Terlindas Truk di Mojokerto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait