alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anak Punk Hajar Ayah-Ibunya Sambil Nikmati Musik Sakit Hati Pakai Earphone

Muhammad Taufiq Kamis, 01 April 2021 | 19:39 WIB

Anak Punk Hajar Ayah-Ibunya Sambil Nikmati Musik Sakit Hati Pakai Earphone
Pelaku anak punk di Mojokerto palu kepala ayah, ibu dan adiknya [Foto: Beritajatim]

Anak punk berinisial DMP (17) di Mojokerto, Jawa Timur, yang tega menghajar ayah, ibu dan adiknya memakai palu setelah dites urine-nya ternyata tidak memakai narkoba.

SuaraJatim.id - Anak punk berinisial DMP (17) di Mojokerto, Jawa Timur, yang tega menghajar ayah, ibu dan adiknya memakai palu setelah dites urine-nya ternyata tidak memakai narkoba.

Namun demikian, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan sebelum melakukan penganiayaan itu tersangka sempat konsumsi lem. Kemudian, saat melakukan penganiayaan DMP juga sambil mendengarkan musik punk memakai earphone.

"Alasannya karena sakit hati, saat tersangka mendengarkan musik di earphone HP muncul keinginan untuk melakukan penganiayaan," kata Dony, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (1/4/2021).

Pelaku, kata Donu, sakit hati karena dibanding-bandingkan dan dibeda-bedakan dengan anak tetangga. Selain itu, dia juga disebut goblok oleh orang tuanya.

Baca Juga: Anak Punk Mojokerto 'Palu' Kepala Ayah-Ibunya Setelah Makan Mie Bareng

"Iku liaten, pinter. 'Lha koen isok mu opo? (Itu liat, pintar. Lha kamu bisanya apa? ) Goblok'. Iya sadar, iya itu karena mangkel. Dari kecil dibeda-bedakan, tidak ingin membunuh. (Menganiaya) sambil dengerin musik sakit hati. Lupa (musik dari grup band apa?)," kata Dony, Kamis (01/04/2021).

Selain itu, pelaku ternyata juga sempat ditahan oleh kepolisian setempat dalam kasus pencabulan. Hal ini disampaikan Dony. "Iya, pernah ditahan kasus pencabulan," ujarnya.

Kronologis detailnya, kata Dony, Selasa sekira pukul 02.00 WIB dini hari, tersangka keluar dari kamar dan masuk gudang mencari alat bantu untuk melakukan penganiayaan.

Di dalam gudang, tersangka menemukan palu karena memang rumah tersangka juga bengkel yang terdapat peralatan keras. Palu tersebut digunakan untuk menganiaya para korban dengan cara memukul kepala para korban.

"Sembari mendengarkan musik genre pop, tersangka langsung memukul kepala Sugianto yang tidur di ruang tamu satu kali," katanya.

Baca Juga: Sakit Hati, Anak Punk Mojokerto 'Palu' Kepala Bapak, Ibu dan Adik Kandung

"Tersangka kemudian masuk ke dalam kamar ibu tersangka, Tatik dan memukul kepala korban sebanyak empat kali sehingga korban tidak bergerak. Saat keluar kamar, tersangka melihat korban Sugianto berusaha bangun," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait