facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bareng Istri Disekap Dikalungi Celurit, PNS Gresik Pasrah Rumah Dirampok

Muhammad Taufiq Senin, 05 April 2021 | 15:13 WIB

Bareng Istri Disekap Dikalungi Celurit, PNS Gresik Pasrah Rumah Dirampok
Ilustrasi perampokan. (Shutterstock)

Rumah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, disatroni perampok tunggal bersenjata celurit.

SuaraJatim.id - Rumah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, disatroni perampok tunggal bersenjata celurit.

Perampok dengan logat khas luar pulau ini menyekap seluruh penghuni rumah PNS bernama Arie itu. Si perampok juga mengancam akan membunuh serta melukai mereka.

Mulut korban, suami dan istri disumpal dengan kain. Kedua matanya ditutup jilbab. Sedangkan kaki dan tangan kedua korban diikat tali rafia.

Akibat perampokan itu, pemilik rumah harus merelakan uang Rp 7 juta, sejumlah perhiasan dan kunci serta STNK motor disikat perampok. Perampokan itu dilakukan seorang diri. Pelaku bersenjatakan celurit dan berlogat luar pulau.

Baca Juga: Keberanian Ibu Rumah Tangga Bawa Penyimpan Foto Telanjangnya ke Polisi

Dugaan kuat, pelaku sudah hapal dengan kondisi rumah korban. Malahan pelaku sangat leluasa saat masuk ke rumah korban dengan mematikan miniature circuit breaker (MCB) dan hapal titik-titik sudut rumah.

Kronologis kejadian ini bermula saat Arie menyalakan lampu listrik yang tiba-tiba saja mati pada Sabtu (03/04/2021) dini hari. Saat listrik dinyalakan kembali, korban masuk ke rumah. Namun, beberapa langkah menuju kamar listrik kembali mati. Kemudian korban balik ke keluar rumah. Saat hendak menyalakan listrik lagi dirinya sudah dikalungi celurit.

"Dari penuturan Pak Ari pelaku berlogat luar Jawa mengancam hendak menghabisi seluruh penghuni rumah," terang salah satu tetangga korban yang enggan disebut namanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Minggu (4/4/2021).

Masih menurut warga tersebut, korban sangat ketakutan dan seluruh permintaan penjahat diturutinya. Antara lain menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai sebesar Rp 7 juta, tempat perhiasan, kunci dan STNK motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Kota Gresik, AKP Inggit Prasetyanto mengatakan, masih melakukan penyelidikan dan upaya pengejaran terhadap pelaku. "Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya," katanya memungkasi.

Baca Juga: Hendak Celakai Petugas, 2 Perampok Minimarket Tumbang Ditembak Polisi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait