Dengan kondisi tersebut, Faiz Rahman menegaskan mustahil banget Emeraude bisa tiba-tiba nongol di perairan Indonesia di waktu tenggelamnya Nanggala. Nah fakta lainnya yakni soal aktivitas kapal selam nuklir Emeraude yang lewat Selat Sunda pada Februari lalu.
Saat Emeraude lewati Selat Sunda, malahan TNI AL mengawalnya dengan menggelar latihan bersama beberapa KRI. Latihan bersama ini sekaligus untuk mengawal kapal selam Emeraude nggak macam-macam kala melewati Selat Sunda gitu. TNI AL mengatakan latihan bersama ini merupakan upaya menjaga kedaulatan dan pertahanan negara.
Dalam latihan bersama Perancis itu, TNI AL mengerahkan tiga kapal perangnya, yakni KRI Barakuda 633, KRI Tenggiri 865, dan KRI Cakalang-852.
Baca Juga:Sebelum Berlayar, Letda Rhesa Sigar Sempat Kirim Pesan ke Ibu, Isinya Haru